Jakarta Butuh 43.845 Hewan Kurban

Foto : Antara

Jakarta, Sayangi.com – Kebutuhan hewan kurban di DKI Jakarta pada Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriah ini diperkirakan mencapai 43.845 ekor yang terdiri dari 9.387 sapi, 116 kerbau, 32.624 kambing, dan 1.718 domba. Hewan kurban tersebut tersebar di 1.400 tempat penampungan di ibu kota.

Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, Ipih Ruyani, mengatakan, kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha tahun ini menurun dibanding tahun lalu.

“Tahun lalu, hewan kurban di Jakarta mencapai 98.111 ekor. Terdiri dari 18.671 sapi, 397 kerbau, 73.921 kambing, dan 5.122 domba,” ujar Ipih, Selasa (1/10).

Dia mengatakan, untuk pemeriksaan hewan kurban tersebut akan dilakukan mulai H-14 di 200 lokasi yang tersebar di lima wilayah. Selain dilakukan pemeriksaan ditempat penampungan hewan, juga akan diperiksa saat pemotongan. Nantinya akan ada bantuan dari mahasiswa IPB sebanyak 300 orang dan 100 orang dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

Kepala Bidang Peternakan Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, Sri Hartati mengatakan, pengecekan kesehatan hewan meliputi suhu badan, mata, hidung, dan gigi. Sampel darah hewan juga akan diambil untuk mengetahui adanya penyakit antraks atau tidak. “Akan ada pengecekan pada hewan kurban di tempat penampungan. Kegiatan pemeriksaan ini akan dilakukan oleh petugas di wilayah kota masing-masing, dibantu oleh pemeriksaan laboratorium,” katanya.

Menurutnya, pemeriksaan hewan kurban akan dimulai pada H-14 dan diintensifkan pada H-10. Pemeriksaan sendiri dilakukan hingga H+3. “Selain kesehatan hewan kita juga cek daging yang sudah dipotong. Untuk memastikan daging yang dibagikan kepada warga sehat dan baik dikonsumsi,” ujarnya.

Pihaknya juga akan melihat kelengkapan administrasi hewan dari daerah asal seperti surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). Jika ditemukan hewan yang tidak dilengkapi SKKH, akan dikembalikan ke tempat asal. Sementara bila ditemukan hewan yang berpenyakit, tidak boleh dijual dan harus dipisahkan dengan yang sehat supaya tidak menular.(bj)

Berita Terkait

BAGIKAN