Kakak-Adik Beda Partai Pimpin Pamekasan

Foto: Sayangi.com/Dok

Pamekasan, Sayangi.com – Dua bersaudara kakak-beradik tampil sebagai pimpinan di dua lembaga penting di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Dua bersaudara itu: Bupati Achmad Syafii dan Ketua DPRD Halili Yasin.

“Sebelumnya, Pak Halili menjabat sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPRD Pamekasan dan sekarang resmi menjadi Ketua definitif,” kata Sekretaris DPRD Pamekasan Arif Handayani, Selasa (1/10) siang.

Jika Halili resmi menjadi pimpinan DPRD mulai tanggal 1 Oktober 2013, maka kakaknya Achmad Syafii menjadi Bupati Pamekasan secara resmi sejak tanggal 22 April. Awalnya, Halili merupakan anggota biasa di Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) dan menjadi Plt Ketua DPRD Pamekasan setahun lalu, yang menggantikan Ketua DPRD sebelumnya Kholil Asy’ari yang terpilih menjadi Wakil Bupati Pamekasan.

Kendati antara Ketua DPRD Halili dengan Bupati Achmad Syafii bersaudara, namun keduanya berasal dari partai berbeda. Achmad Syafii kader Partai Demokrat, sedangkan Halili dari PPP.

Saat Pemilihan Bupati (Pilbup) Pamekasan pada 9 Januari 2013, kedua partai berkoalisi mengusung pasangan calon Achmad Syafii dari Partai Demokrat dan mantan Ketua DPRD Pamekasan Kholil Asy’ari dari PPP.

Setelah pelantikan dirinya di kantor DPRD Pamekasan, Halili menyatakan dia akan tetap bersikap profesional dan tetap kritis dalam menyikapi kebijakan Pemerintah di Kabupaten Pamekasan, kendati yang jadi Bupati kakaknya sendiri. “Kita akan bersikap profesional. Kita kan menginginkan sistem Pemerintah yang dipimpin kakak saya berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Halili.

Sebagian kalangan mengkhawatirkan, duet kepemimpinan kakak beradik sebagai pimpinan di Kabupaten Pamekasan ini akan melemahkan sistem kontrol di dua lembaga itu. Bahkan, kepemimpinan kakak beradik dikhawatirkan berpotensi membentuk sistem pemerintahan yang lemah, dan berpotensi nepotisme.

Namun, beberapa fungsionaris PPP menjelaskan justru dengan duet kepemimpinan kakak-beradik antara Bupati Achmad Syafii dengan Ketua DPRD Halili akan menambah sikap hati-hati dalam menjalankan roda pemerintahan di Pamekasan. “Karena tentu kami dari PPP tidak ingin dicap oleh masyarakat melakukan tugas-tugas kenegaraan yang tidak profesional,” kata kader PPP lain di DPRD Pamekasan, Iskandar. (MSR/ANT)