Presiden Apresiasi Keberhasilan Indonesia Juara Umum ISG

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan apresiasi dan penghargaannya atas keberhasilan kontingen Indonesia meraih juara umum “Islamic Solidarity Games” (ISG) di Palembang.

“Kita kembali bersyukur dan bangga Indonesia menjadi Juara Umum Islamic Solidarity Games 2013 di Palembang,” kata Presiden melalui akun twitter @SBYudhoyono di Jakarta, Rabu.

Presiden mengatakan banyak negara yang menurunkan atlet-atlet terbaik berkelas dunia, tetapi Indonesia mampu menunjukkan kemampuannya.

“Kepada Menpora dan Ketua KOI saya minta agar Indonesia masuk 5 besar. Alhamdulillah, kita menang mutlak dengan perolehan medali yang spektakuler,” ujarnya.

Presiden bangga atlet Indonesi bisa ungguli atlet dari Iran, Mesir, Malaysia dan Turki yang dalam beberapa cabang olahraga dikenal cukup tangguh.

Prestasi juara umum di ajang ISG ini jadi lompatan besar dibandingkan saat ISG pertama, dimana Indonesia meraih peringkat 18 dari 57 negara. Tahun ini Indonesia berhasil meraih peringkat pertama dari 43 negara yang jadi peserta

Hingga berakhirnya ISG 2013, Selasa (1/10), Indonesia berada di urutan puncak peraih medali dengan 36 emas, 34 perak, dan 34 perunggu. Disusul Iran yang meraih 30 emas, 17 perak, dan 12 perunggu; Mesir 26 emas, 31 perak, dan 29 perunggu; Malaysia 26 emas, 17 perak, dan 29 perunggu; dan Turki dengan 22 emas, 29 perak, dan 50 perunggu.

Cabang olahraga wushu menyumbang medali emas terbanyak bagi kontingen Indonesia, yaitu 9 emas, 6 perak dan 1 perunggu; disusul renang dengan 6 emas, 7 perak, dan 7 perunggu; angkat besi 6 emas, 2 perak, dan 2 perunggu; dan tenis dengan 5 emas, 3 perak dan 3 perunggu.

Sehari sebelumnya, Menpora Roy Suryo bersama President of Islamic Solidarity Games Federation (ISSF) Pangeran Nawwaf bin Faisal bin Abdul Aziz,  Ketua KOI Rita Subowo dan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin hari Selasa (1/10) malam resmi menutup Islamic Solidarity Games 2013 di Stadion Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya Menpora Roy Suryo mengucapkan terima kasih semua jajaran yang terkait dengan pelaksanaan ISG tahun 2013 yang bisa terselenggara dengan sukses, mulai dengan acara pembukaan, pertandingan hingga malam penutupan. Menpora juga mengucapkan terima kasih kepada semua atlet dan official  dari 38 negara yang sudah berpartisipasi ikut menyukseskan pertandingan dan pelaksanaan ISG dengan lancar.   

“Alhamdulilah berkat doa dan dukungan semua pihak ISG bisa adilaksanakan dengan lancar. Para atlet sudah melakukan yang terbaik. Sebagai penanggung jawab ISG, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak termasuk ISSF yang sudah memberikan kepercayaan kepada Indonesia menjadi tuan rumah ISG. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, jika ada kekurangan kami minta maaf sebelumnya,” kata Menpora pada sambutannya.

Menpora juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kontingen Indonesia yang bisa memberikan  juara umum di ajang ISG tahun ini. “Alhamdulilah kita bisa menjadi juara umum melampaui target 10 besar. Terwujudnya prestasi ini bukan karena kelompok atau golongan melainkan berkat kerja keras dan perjuangan para atlet serta dukungan semua masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat dari Palembang,” tambah Menpora.

Sementara Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin bersykur acara pelaksanaan ISG di Palembang semua bisa berjalan lancar. Terima kasih juga dia ucapkan kepada Presiden ISSF, Pangeran Nawwaf bin Faisal bin Abdul Aziz dan seluruh peserta dari 38 negara yang sudah hadir di kota Palembang.”Semoga kota ini berkesan mengantarkan semua peserta dari 38 negara menuju perjalanan pulang,” kata Alex.   

Pada acara penutupan, koreografer Denny Malik kembali dipercaya menyajikan karyanya agak berbeda, dengan lebih banyak menampilkan artis-artis ibu kota seperti Warna, Denada dan Cakra Khan. Penutupan semakin meriah dan bisa menjadi penghibur masyarakat Palembang dengan adanya pesta kembang api.

Sebelum acara selesai, dilakukan penyerahan bendera Islamic Solidarity Games Federation  dari Gubenur Alex Noerdin  kepada Rita Subowo, kemudian Rita menyerahkannya  Pangeran Nawwaf bin Faisal bin Abdul Aziz yang meneruskan ke  perwakilan negara Azerbaijan sebagai tuan rumah Islamic Solidarity Games IV tahun 2017.

Berita Terkait

BAGIKAN