Makam Uje Segera Dikembalikan ke Bentuk Semula

Foto: Sayangi.com/Emil Ondo

Jakarta, Sayangi.com – Kisruh pemugaran makam Almarhum Ustad Jefry Al Buchori yang terjadi antara istri Uje, Pipik Dian Irawati dengan keluarga besar Uje nampaknya tak hanya menjadi perbincangan hangat  masyarakat, ataupun pemuka agama, pihak Pemda pun kini turut angkat bicara dan segera mengambil tindakan.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman  Pemprov DKI Jakarta dikabarkan telah melayangkan surat sosialisasi kepada keluarga besar Uje, terkait Perda No 3 Tahun 2007 mengenai standarisasi  makam  di Jakarta. Surat Sosialisasi tersebut sebagai tindak lanjut atas dipugarnya makam Uje yang dilapisi marmer hitam dengan ketinggian berkisar satu meter atau sepinggang orang dewasa. Surat itu untuk kembali menegaskan pada keluarga bahwa makam Uje harus segera diratakan.

Dengan demikian bangunan mewah makam Uje yang dinilai menyalahi aturan Perda dan menyimpang dari syariat Islam itu menurut rencana akan segera di bongkar dan dikembalikan kebentuk semula.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Pemprov DKI Jakarta juga menegaskan bahwa yang berhak melakukan pemugaran makam Uje adalah ahli waris Uje, yakni istri dari almarhum dan anak kandungnya.

Keputusan Pemda tersebut kemudian disambut baik oleh Pipik Dian Irawati, istri almarhum. Karena sejak awal Pipik dan anak-anaknya tidak setuju dan tidak menginginkan pemugaran makam yang kabarnya diprakarsai oleh seorang pengusaha itu. Pipik bersyukur bahwa akhirnya ada pihak yang mengingatkan keluarga Uje untuk kembali meratakan makam ke bentuk semula untuk mengikuti syariat islam.

Seakan tak ingin terus terlibat konflik yang berkepanjangan, kini Pipik lebih memilih  untuk menjaga setiap perkataannya demi menghindari perselisihan yang tak kunjung berkesudahan. (FIT)