Marzuki Alie: Akil Mochtar Rajin Beribadah. Tapi …

Foto: Sayangi.com/Okky

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie mengaku kerap mendapati Akil Mochtar sedang menjalankan puasa sunah, saat kebetulan keduanya bertemu. Dari situ, Marzukie bisa menilai, Akil termasuk orang yang rajin beribadah.

“Setidaknya, dia rajin menjalankan Rukun Islam,” papar pria kelahiran Palembang itu. Tapi Marzuki menyadari, urusan suap dan korupsi ternyata tidak berhubungan dengan rajin atau tidaknya seseorang beribadah. “Kalau imannya kuat, ‘kan tidak terima suap dan tidak korupsi,” tambahnya. “Jadi, Rukun Islam dilaksanakan, soal Rukun Iman-nya, saya enggak tahu …,” ujar Marzuki, di acara diskusi Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK), Tebet, Jakarta Selatan.

Pria yang gemar bicara apa adanya ini mengaku, sebelum adanya aksi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, kabar miring kasus suap di Mahkamah Konstitusi sebenarnya pernah dibicarakan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tapi kalau Presiden mengambil tindakan saat itu – artinya berdasarkan keputusan politik – nanti timbul perpecahan. Nah, tak lama kemudian, KPK menangkap Akil Mochtar di rumah dinasnya. “Jadi alhamdulilah, suara kita didengar Tuhan,” ucap Marzukie.

Marzuki lantas bicara soal pentingnya pembenahan masalah pendidikan, yang dianggap sebagai salah satu solusi pencegahan korupsi. “Makanya anak didik jangan hanya diharapkan pintar secara intelektual. Tapi harus ada juga pendidikan spiritual buat mereka,” tegasnya. Tanpa penguatan aspek spiritual, Marzuki khawatir, model pejabat seperti Akil akan terus muncul. Rajin beribadah, tapi suap dan korupsi jalan terus.

“Pemimpin masa depan kita harus punya kemampuan intelektual dan spiritual. Kalau tidak, bangsa ini tidak akan menjadi bangsa yang bermartabat,” pungkas Marzuki. (MSR)