Enam BUMD DKI Dilikuidasi

Foto: beritabatavia

Jakarta, Sayangi.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melikuidasi enam dan 26 Badan Usaha Milik Daerah. Keenam BUMD tersebut dinyatakan bermasalah dan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Keinginan Pemprov telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Priya Ramadani mengatakan bahwa pihaknya telah menyetujui untuk melikuidasi enam BUMD.

“Keberadaannya sudah tidak jelas dan tak menguntungkan,” kata, Priya, Selasa (8/10).

Keenam BUMD tersebut, lanjut Priya, adalah PT Pakuan, PT Grahasari Surya Jaya, PT Rheem Indonesia, PT Bumi Grafika Jaya, PT Alakasa Industrindo, Tbk dan PT Determinan Indah.

“BUMD itu bergerak di bidang percetakan, taksi, industri pariwisata dan perusahaan tinta,” katanya.

Priya menduga kesalahan fatal dari manajemen BUMD ini karena pengelolanya adalah para mantan pejabat Pemprov. “Waktu mereka masih tugas kerjanya hanya menghabiskan anggaran. Setelah pensiun dan ditempatkan di BUMD mereka harus nyari duit. Ya hasilnya tidak beres,” ujarnya.

Menurutnya, likuidasi merupakan langkah penyelamatan aset Pemprov DKI berupa lahan dan bangunan. (GWH)