Yusril Tegaskan Sengketa Pilkada Tak Perlu Dibawa ke MK

Foto: sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa sengketa pemilihan kepala daerah tidak perlu ditangani Mahkamah Konstitusi. Sengketa Pilkada kata Yusril, cukup ditangani pengadilan tinggi di masing-masing daerah. Yusril sendiri tidak setuju jika kepala daerah dipilih secara langsung.

“Saya tidak setuju ada pemilihan langsung di daerah, cukup di DPRD, tapi kalau mau tetap ada, maka enggak perlu ditangani MK, cukup di pengadilan tinggi masing-masing,” kata Yusril dalam sebuah diskusi yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta, Selasa (8/10/2013) malam.

Hanya saja jelas Yusril, penanganan sengketa Pilkada di pengadilan tinggi masing-masing daerah tersebut tidak boleh hanya melalui pemeriksaan berkas.

“Dengan catatan, di pengadilan tinggi harus ada sidang, bukan hanya periksa berkas. Dengan begitu, MK tidak sibuk,” jelas Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini.

Seperti diketahui, keberadaan MK sebagai satu-satunya lembaga yang menangani sengketa pilkada kini kembali diperdebatkan. Ini setelah Ketua MK non-aktif, Akil Mochtar ditangkap KPK terkait dugaan kasus suap di dua pilkada yang ditangani, yaitu Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan Kabupaten Lebak, Banten.

Berita Terkait

BAGIKAN