APMK Tambahkan Bukti Korupsi Bupati Kerinci ke KPK

Foto: situs resmi kabupaten kerinci

Jakarta, Sayangi.com – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kerinci (APMK) kembali mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendesak KPK untuk segera menuntaskan kasus korupsi Bencana Alam (Bencal) yang diduga dilakukan oleh Bupati Kerinci, Jambi, Murasman. Dana yang dikorupsi ini bersumber dari APBN senilai Rp 104 miliar.

Untuk memperkuat desakan, APMK memberikan beberapa nama yang teribat. “Kami menambahkan beberapa nama yang terlibat dalam kasus ini,” ujar Koordinator APMK, Oktafiandi, dalam keterangan pers yang diterima redaksi Sayangi,com, Selasa (8/10).

Menurut Oktoviandi, dari total dana Bencal Rp104 miliar, hanya 10 persen yang digunakan untuk pasca gempa. Sementara 90 persen lainnya dialokasikan ke infrastruktur dan irigasi yang sama sekali tidak menyangkut lokasi gempa, sehingga bangunan-bangunan pasca gempa terabaikan.

Untuk itu, Oktafiandi mendesak KPK agar memberi perhatian serius membongkar dugaan korupsi yang menyeret Murasman. Apalagi saat ini Murasman terpilih kembali sebagai bupati yang disinyalir karena bermain curang pada Pemilukada Agustus kemarin. Kecurangan Murasman pun sedang diproses di Mahkamah Konstitusi.

“Untuk itu kasus ini sangat rawan dan harus mendapatkan perhatian penuh dari KPK,” demikian Oktafiandi. (VAL)

Berita Terkait

BAGIKAN