750 Aparat Keamanan Masih Berjaga-jaga di Lokasi Penggusuran

Foto: sayangi.com/chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Hingga saat berita diturunkan, sebanyak 750 personel gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polri dan TNI masih berjaga-jaga dalam eksekusi lahan milik PT Graha Cipta Kharisma (GCK) di Jalan Buaran I RT 08/12, Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (9/10).

Polisi memastikan tidak ada bentrok fisik antara warga dengan petugas yang melakukan eksekusi. Namun, warga sempat memancing petugas dengan memukul-mukul besi dan kayu.

“Warga sempat memancing polisi dengan memukul-mukul besi dan kayu. Bahkan, sempat terjadi adu mulut,” kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Mulyadi Kaharni, saat dimintai keterangan Sayangi.com di lokasi kejadian, Rabu (9/10).

Polisi menduga ada dua provokator dalam aksi tersebut. “Tapi kami belum amankan. Kami telah melakukan pendekatan persuasif kepada warga. Warga pun bersedia mundur, dan menyaksikan rumah mereka mulai diratakan dengan tanah,” jelas Mulyadi

Dari informasi yang dihimpun Sayangi.com, sejak pukul 04.00 WIB, Rabu (11/10), warga Buaran yang rumahnya terancam dirubuhkan, sudah bersiaga di sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai. Tidak hanya itu, warga kemudian memblokir jalan dengan membakar ban bekas.

Warga yang menolak untuk dieksekusi juga sempat melakukan perlawanan dengan melakukan aksi bakar ban di sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai. Tidak hanya itu, warga juga membakar shelter bus TransJakarta Buaran yang berada persis di depan lokasi eksekusi.

Akibat dari eksekusi lahan di Jalan Buaran I RT 08/12 Kelurahan Klender, Duren Sawit Jakarta Timur Rabu (9/10) sampai saat ini jalan masih ditutup. Penutupan jalan dimulai sejak pukul 03.30 WIB. Akibatnya kemacetan tak dapat dihindari. Dari Jalan Pondok Kopi menuju Flyover Pondok Kopi arus dialihkan, begitu juga arah sebaliknya. (GWH).