Menolak Digusur, Warga Buaran Bakar Rumah sendiri

Foto: Sayangi.com/chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Warga yang menolak untuk dieksekusi melakukan anarkis dengan membakar ban di Jalan I Gusti Ngurah Rai. Mereka juga shelter bus TransJakarta Buaran yang berada persis di depan lokasi eksekusi. Lebih memiriskan mereka juga diindikasikan membakar rumahnya sendiri yang berlokasi Jalan Buaran I RT 08/12 Kelurahan Klender, Duren Sawit Jakarta Timur Rabu (9/10).

Kepala Bidang Operasi Penegakan Hukum Pemprov DKI Jakarta, T Surbakti meyebut kebakaran yang terjadi di lokasi eksekusi warga terindikasi dibakar oleh warga sendiri. Mereka kecewa dan tidak senang dengan eksekusi yang dilakukan.

“Indisikasinya, warga membakar rumahnya sendiri. Hanya mereka yang tidak senang saja yang melakukannya. Sebagian warga yang sadar sudah memindahkan barang-barangnya sendiri dan kita membantu mereka,” ujarnya, di Buaran, Rabu (9/10).

Untuk mengantisipasi agar kebakaran tidak meluas, Surbakti menyebut pihaknya telah menyediakan 20 unit mobil pemadam kebakaran.

Ditambahkan Surbakti, warga yang menempati lokasi eksekusi tidak mendapat relokasi. Namun, mereka sudah mendapat uang kerohiman mulai dari angka Rp 10 juta hingga Rp 120 juta. Selain itu, mereka juga umumnya pengusaha.

“Umumnya warga sudah mengerti dan mau memindahkan barangnya sendiri. Bayangkan dari 421 bangunan yang menempati lokasi itu, hanya 87 yang menolak,” jelasnya.

Meski demikian, Surbakti yakin bahwa hari ini proses eksekusi akan selesai.(GWH)