Maduro Berharap Menangkan Suara Parlemen Venezuela

Foto: 24horas.cl

Karakas, Sayangi.com – Majelis Nasional Venezuela akan segera menggelar pemilihan umum secara luas. Presiden Venezuela, Nicolas Maduro diharapkan bisa mendapatkan kekuasaan legislatif jalur cepat seperti yang pernah digunakan beberapa kali oleh Pendahulunya, Hugo Chavez.

Maduro (50) mengatakan, ia membutuhkan Undang-Undang yang dapat diaktifkan selama 12 bulan untuk menguatkan tindakan keras terhadap korupsi di Amerika Selatan OPEC serta mengatasi masalah ekonomi yang telah menjadi tantangan utama presiden mudanya.

“Kami datang untuk meminta kekuatan keputusan yang akan memberi kita dasar hukum yang kuat untuk bertindak cepat dan tegas terhadap kejahatan ini, penyakit ini,” katanya kepada anggota parlemen setelah tiba untuk sorak-sorai pendukung yang berjajar di jalanan.

“Jika korupsi terus menerus terjadi dan melanggengkan logika destruktif kapitalisme, tidak akan ada sosialisme di sini lagi. Korupsi harus berhenti menjadi bagian normal dari kehidupan politik kita,” tegasnya.

Para pemimpin oposisi, menduga Maduro akan mencoba untuk menggunakan kekuasaan khusus dalam menyerang mereka dan menjatuhkan mereka melalui undang-undang baru yang tidak ada hubungannya dengan pemberantasan korupsi.

Dalam indeks tahunan terbaru tentang korupsi, pengawas dunia, Transparency International, Venezuela menempati peringkat kesembilan sebagai negara terkorup di dunia.

Setelah bangkit dari aktivis buruh sopir bus Karakas, Maduro melanjutkan karirnya menjadi wakil Presiden. Ia kemudian memenangkan pemilu pada bulan April menggantikan Hugo Chavez yang meninggal karena kanker.

Lawan politik Maduro menganggap ia sebagai tiruan Chavez yang merusak negara dengan melanjutkan model kepemimpinan otoriter yang gagal dalam kebijakan ekonomi sayap kiri. (FIT/Reuters)