Pemerintah Naikan Plafon KUR untuk UMKM

Foto: Sayangi.com/istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Pemerintah berupaya terus mengembangkan pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya dengan cara meningkatkan jumlah pembiayaan bagi pelaku usaha mikro yang bersumber dari Kredit Usaha Rakyat (KUR). Jumlah pembiayaannya pun meningkat hinggalebih dari Rp20 juta.

Hal ini diungkapkan Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Choirul Djamhari, Rabu (9/10).

Choirul mengatakan usulan peningkatan jumlah plafon KUR untuk usaha mikro itu merupakan usulan Gubernur Bank Indonesia (BI), dan sudah dilaporkan kepada Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Sjarifuddin Hasan. Alasan kenaikan, karena secara umum pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“Nilainya mencapai Rp673,9 triliun, atau sekitar 55,6% dari total pertumbuhan PDB. Kontribusi itu berasal dari nilai investasi sebesar Rp640,4 triliun atau sekitar 52,9% dari total nilai investasi nasional,” jelas Choirul Djamhari.

Dengan kebijakan menaikkan plafon KUR mikro dari Rp20 juta ke plafon lebih tinggi, lanjut Choirul, diharapkan bisa menjaga tingkat investasi di tengah gejolak perekonomian akibat tekanan inflasi yang mencapai 8,79% per Agustus 2013.

Berdasarkan data dari BI atas laporan perkembangan pada triwulan pertama 2013, sebagian besar kredit disalurkan kepada usaha menengah yang persentasenya mencapai 42,9%. Adapun sisanya sebesar 23,9% disalurkan kepada pelaku usaha kecil. Jumlah nominal paling kecil justru disalurkan kepada pelaku usaha mikro yakni 20,9%.

”Dengan kebijakan kenaikan plafon lebih dari Rp20 juta dari Bank Indonesia, diharapkan bisa mendorong peningkatan penyaluran KUR mikro,” papar Choirul.

Berdasarkan data di Kementerian Koperasi dan UKM, hingga Juni 2013, outstanding kredit UMKM yang disalurkan perbankan nasional mencapai Rp583,75 trliun. Sedangkan outstanding KUR masih kecil yakni Rp45,38 triliun, sehingga diperlukan kebijakan menaikkan plafon KUR mikro.(GWH/SETKAB)

 

 

Berita Terkait

BAGIKAN