SAR Gunakan Helikopter Cari Korban Kapal Kandas

Foto : eksotismegunungkidul.blogspot.com

Gunung Kidul, Sayangi.com – Tim Search And Rescue menggunakan helikopter BO-105 HR1518 milik Badan SAR Nasional untuk mencari tiga anak buah kapal korban KM Akau Jaya Sembilan yang kandas di pantai Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Kantor SAR Semarang Agus Haryono di Gunung Kidul, Senin (14/10), mengatakan pada lima hari pencarian ini, tim SAR bekerja sama dengan Basarnas dan Polair Polres Gunung Kidul telah menemukan enam mayat korban KM Akau Jaya.

“Untuk mempercepat pencarian jenazah korban, kami menggunakan helikopter BO-105 HR1518 milik Basarnas. Helikopter ini untuk membantu tim darat dan tim laut,” kata Agus.

Ia mengatakan pencarian menggunakan helikopter belum menemukan korban KM Akau Jaya Sembilan.

“Untuk hari ini belum menemukan korban, mudah-mudahan segera bisa ditemukan,”katanya seusai melakukan penerbangan.

Ia mengatakan pencarian udara yang membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam penerbangan, menyisir dari perairan pantai Baron sampai Parangtritis.

“Informasi dari BMKG memang sejak pencarian hari pertama hingga ke lima jika angin ke arah barat daya, sehingga kami fokuskan ke arah parangtritis,”kata dia.

Agus mengatakan, jika� pencarian menggunakan helikopter akan dilakukan hingga Selasa, 15 Oktober. “Akan kita batasi sampai besuk, karena ini sudah hari kelima mudah-mudahan segera ditemukan,” katanya.

Selain pencarian melalui udara, SAR juga melakukan pencarian melalui darat dan laut. Untuk tim darat dari Pantai Ngobaran sampai Baron, dan tim kedua Ngobaran ke Pantai Gesing. Tim laut juga dibantu perahu dari nelayan.

“Tadi pagi dari tim darat dua jenazah tanpa identitas, kami perkirakan dari ABK Akau jaya,” kata dia.

Koordinator SAR Pantai Baron Marjono mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan SAR Provinsi dalam pencarian korban ABK Akau Jaya dan dari SAR Baron sendiri mengirimkan 15 orang personil.

“Kami sudah berkoordinasi dan mengirimkan 15 orang personil, dan hari ini semua personil kami kerahkan. Bansarnas menggunakan Heli dan Sarlinmas menggunakan kapal jungkung untuk pencarian,” katanya.

Selain itu, ia mengatakan pencarian hingga saat ini sudah ada enam korban Kapal Akau Jaya yang berhasil ditemukan. Mereka ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan sebagian badan yang sudah tidak lagi utuh. (MD/Ant)