Panitia Kurban, Jangan Bungkus Daging Pakai Plastik Hitam

Foto: www.considerthisquote.com

Bengkulu, Sayangi.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu mengimbau panitia pemotongan hewan kurban di daerah itu agar tidak menggunakan plastik hitam sebab mengandung karsinogen yang dapat memicu penyakit kanker.

“Kami sudah sosialiasi agar panitia pemotongan hewan kurban tidak menggunakan plastik berwarna hitam, karena berbahaya untuk kesehatan,” kata Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Bengkulu Novi Yeni di Bengkulu, Selasa (15/10).

Ia mengatakan hal itu saat meninjau pemotongan hewan kurban di Kompleks Rumah Dinas Gubernur Bengkulu atau disebut juga Balai Semarak. Penggunaan plastik berwarna hitam menurutnya tidak baik untuk membungkus makanan, termasuk daging.

Bagi warga yang mendapatkan daging kurban di dalam plastik hitam, diminta segera mencuci daging dengan air yang mengalir saat tiba di rumah. “Daging sapi dan kambing memiliki kesegaran dalam tempo lima jam sehingga pencucian dan pengeluaran daging dari plastik mesti cepat dilakukan,” katanya.

Menurutnya, kantong plastik berwarna hitam mengandung zat kimia yang dapat menimbulkan zat racun. “Kalau dapat yang di kantong plastik hitam segera keluarkan, cuci dengan air bersih agar zat kimia yang menempel bisa dihindari,” katanya. Panitia pemotongan hewan kurban di Rumah Dinas Gubernur Bengkulu, Sutrisno mengatakan menggunakan plastik putih untuk membungkus daging kurban yang dibagikan kepada warga.

“Kami memang mendapat saran dari petugas dinas kesehatan hewan yang mengimbau menggunakan plastik putih,” katanya. Ia mengatakan, awalnya panitia sudah bermaksud membeli plastik berwarna hitam, namun setelah mendapat informasi tersebut, ditukar dengan plastik putih.

Sebanyak 1.000 kantong plastik daging akan dibagikan kepada warga di sekitar Kelurahan Jitra, kompleks Rumah Dinas Gubernur Bengkulu atau disebut juga Balai Semarak. Sementara pantauan di Masjid Jamik Kota Bengkulu, panitia juga awalnya berniat menggunakan plastik berwarna hitam, namun setelah mendapat informasi tersebut, langsung mengganti dengan plastik berwarna putih. (MSR/ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN