Menemen, Sarapan Pagi Ala Turki

Foto: thegourmetouch.com

Jakarta, Sayangi.com – Menu sarapan tiap negara nyaris memiliki kesamaan. Yang membedakan adalah menggunakan karbohidrat atau menggunakan protein yang berbeda. Di Indonesia misalnya, sarapan masih harus menggunakan nasi. Baik menggunakan lauk maupun dimix menjadi nasi goreng. Berbeda dengan di Amerika yang makanannya sarat akan protein dan lemak yang berlimpah, seperti daging ham, telur, bacon ataupun sosis. Mereka masih menambahkan roti untuk melengkapi hidangan. Berbeda dengan menu sarapan di Turki yang memiliki rempah-rempah lumayan tajam. Namanya Menemen. Jika tidak tahan dengan rempah-rempah yang akan menggelisahkan perut anda, Menemen sepertinya lebih cocok untuk makan siang.

Sarapan menemen di Turki adalah hal yang biasa. Hidangannya sebenarnya tak jauh berbeda dengan hidangan ala amerika yang menggunakan daging, roti dan telur sebagai menu sarapan. Yang berbeda adalah, Menemen adalah sajian telur dan sucuk (daging olahan turki seperti sosis dengan rasa pedas. Red) serta pastirma (seperti dendeng daging sapi kering yang diiris tipis. Red) kemudian diracik dengan menggunakan bumbu-bumbu lengkap seperti bawang merah, tomat, paprika hijau, lada merah, oregano, daun mint, buah zaitun hijau dan hitam serta garam. Semua dimasak dengan minyak zaitun atau minyak bunga matahari.

Hidangan ini mirip dengan shakshouka. Hanya bedanya, dalam menemen, telurnya selalu diacak. Orang Turki biasa menyantap Menemen saat sarapan dengan roti gandum yang lezat. Menu sarapan ini sebenarnya menggunakan bahan-bahan alami yang sehat. Tapi rasa rempah-rempahnya yang kuat kadang tak terlalu cocok untuk mereka yang terbiasa sarapan dengan rempah-rempah berlimpah. Tapi sesekali mencoba rasa menemen yang legendaris ini, rasanya tak ada salahnya. (FIT)

Berita Terkait

BAGIKAN