Dibesuk Istri, Raket Nyamuk Andi Mallarangeng Dilarang Masuk

Foto: Sayangi.com/Chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Keluarga besar mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng mendatangi Rutan C1 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjenguk Andi.

Adik dari tersangka kasus dugaan korupsi proyek Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Olahraga Nasional (P3 SON) di Bukit Hambalang, Jawa Barat, Rizal Mallarangeng, menjelaskan kepada awak media keluarga besar yang hadir di KPK. “Ini perkenalkan ibu saya, istri Andi, anak Andi, istri saya, dan adik saya,” ujar Rizal Mallarangeng di KPK, Jakarta, Senin (21/10).

Dalam kunjungan ini, istri Andi Mallarangeng Vitri Cahyaningsih membawa sejumlah lauk-pauk yakni, ikan, sambel, dan sayuran. Ia juga membawakan buku bacaan untuk Andi, lebih dari itu ia juga memenuhi permintaan andi untuk bertemu putri bungsunya, Bunga Rantiga Mentari Mallarangeng.

Usai menjenguk selama dua jam, rombongan keluarga Andi pun meninggalkan Rutan KPK. Kepada wartawan, bunda Andi Asni Patoppoi menjelaskan, kondisi kesehatan putranya baik dan sehat. Menurut keterangan staf Andi yang enggan disebutkan namanya, ada beberapa barang bawaan yang tidak bisa diterima oleh KPK, antara lain raket nyamuk, obat nyamuk elektrik, dan alat pemanas air.

Pekan lalu, KPK resmi menahan mantan politisi Partai Demokrat itu. Andi disangka menyalahgunakan wewenang dalam proyek pembangunan sportcenter Hambalang, Jawa Barat, proyek tersebut diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 463. Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat tersangka, namun baru Andi Mallarangeng dan Deddy Kusdinar yang ditahan KPK, sementara sisanya belum ditahan, yakni Mantan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum dan Direktur operasional PT Adhi Karya, Teuku Bagus Muhammad Noer. (MSR)