Sarimuda Dipolisikan Oleh Ketua KPU Palembang

Foto: Sayangi.com/Ardhy

Palembang, Sayangi.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, Eftiani, melaporkan Sarimuda, salah satu mantan kandidat Walikota Palembang karena pencemaran nama baik yang diduga dilakukannya.

Di hadapan Petugas SPKT Mapolda Sumsel, Eftiani mengatakan dalam pelaporannya tersebut dia dituduh melakukan pemalsuan SK 38.  “Saya melaporkan salah satu mantan kandidat walikota Palembang yang telah membuat pemberitaan di Facebook yang menuduh saya melakukan pemalsuan surat penetapan Walikota Palembang SK 38,” kata Eftiyani Saat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu  (SPKT) Mapolda Sumsel, Senin (21/10) pagi, pukul 9.00.

Dijelaskan olehnya, SK nomor 38 itu merupakan keputusan dari Mahkamah Konstitusi, dan dikeluarkan melalui forum resmi dari rapat pleno yang dihadiri seluruh Hakim MK dan merupakan eksekusi MK.

Ketika ditanya tentang pemeriksaan dirinya di Mabes Polri terkait laporan Sarimuda yang melaporkan dirinya melakukan pemalsuan SK nomor 38,  Eftiyani mengatakan bahwa  saat ini status dirinya masih sebagai saksi dan bukan tersangka.

” Saya tegaskan, saya bukan tersangka melainkan saksi, hingga sekarang saya belum terbukti melakukan pemalsuan SK nomor 38, Panggilan dari Mabes Polri juga sudah saya penuhi,” terangnya.

Eftiyani juga mengatakan, selain membuat pemberitaan tidak benar tentang dirinya di Facebook, dia  juga kesal saat foto dirinya dimasukkan dalam silsilah kasus korupsi Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Muchtar.

“Silsilah tersebut mengaitkan antara kasus suap ketua MK dengan Pilkada kota Palembang. Selain itu, silsilah tersebut dimasukkan di Facebook dengan akun internet Lawyer Club, disitu foto saya dimasukkan dalam kasus korupsi Pilkada Palembang. Saya dikatakan telah menyuap Akil Muchtar dalam kasus sengketa Pilkada kota Palembang dan saya merasa tidak melakukan penyuapan kepada Akil Muchtar,” ungkap Eftiyani.

Diapun menegaskan, KPU Palembang tidak melakukan konspirasi apapun terhadap Pilkada kota Palembang dan semua hasil tersebut merupakan hasil dari keputusan MK.

Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) R. Djarod Padakova saat dikonfirmasi membenarkan  pihaknya telah menerima laporan tersebut,” laporan tersebut akan kita tindaklanjuti,” ujar Djarod.

Sementara itu, Penanggung jawab Sarimuda, Kuwatno, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Sarimuda siap memenuhi panggilan dari pihak kepolisian. “Semua yang dilaporkan tentang Pak Sarimuda tidak benar, Pak Sarimuda tidak pernah melakukan pencemaran nama baik seperti yang di laporkan ketua KPU Palembang ke Polda Sumsel tersebut,” kata Kuwatno. (VAL)

Berita Terkait

BAGIKAN