Kemenpora Tuding Pemuda Saat Ini Banyak Pragmatis

Foto: sayangi.com/Hurri

Jakarta, Sayangi.com – Kementrian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) menganggap pemuda saat ini banyak yang pragmatis. Hal ini terjadi karena tidak adanya panutan bagi pemuda yang bisa dijadikan contoh.

Demikian dikemukakan Asisten Deputi Kepemimpinan Pemuda Kementrian Pemuda dan Olah Raga, Jonni Mardizal saat menjadi pembicara pada acara diskusi bertajuk “Sumpah Pemuda 28 Oktober dalam Perspektif Kaum Muda Masa Kini,” di Jakarta, Selasa (22/10/2013).

Oleh karenanya, Jonni berharap pemuda Indonesia segera meninggalkan sikap pragmatisme tersebut. Di sisi lain kata dia, tokoh-tokoh nasional yang memiliki nilai integritas terhadap bangsa harus ikut menanamkan nilai-nilai kebangsaan terhadap anak muda, sehingga mereka sikap pragmatisme mereka bisa dilenyapkan.

“Jadi anak-anak muda sekarang ini perlu contoh. dan tokoh-tokoh kitalah yang harus memberi contoh itu. Tapi itu kembali lagi ke anak-anak muda sendiri,” kata Jonni.

“Kalau perlu anak-anak juga harus memberi contoh,” sindirnya.

Saat ditanya bagaimana cara mewaspadiai agar anak-anak muda bisa terhindar dari sikap pragmatisme, ia mengatakan bahwa kementeriannya sudah memiliki program untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme. Misalnya, kata dia, tentang program penyadaran, pemberdaayaan, dan pengembangan.

“Penyadaran ini yang kita berikan. Program pelatihan kepemimpinan, belanegara juga. Tapi kita juga tidak bisa mengubah serta merta seperti itu. Orang dapat uang misalnya, kita apakan. Harapan kita, alumni kita ini yang bisa menyebarkan nilai-nilai integriras kepada anak-anak muda,” jelasnya. (MI)