Seorang Peserta Jakarta Marathon Meninggal Dunia

Jakarta, Sayangi.com – Jakarta Marathon 20133 menelan korban jiwa ketika seorang peserta lomba mendadak pingsan dan kemudian meninggal dalam perjalan ke rumah sakit di Jakarta, Minggu (27/10).

Peserta merupakan seorang imam Yesuit bernama Ignatius Sumaryo dan selama ini menjabat sebagai Rektor Seminari Mertoyudan, Jawa Tengah. Sebelumnya, Sumaryo pernah menjadi rektor Kolese Kanisius pada 2002 hingga 2011.

Romo Ignatius Sumaryo merupakan peserta untuk lomba jarak 5 kilometer dari Monas ke Bundaran Hotel Indonesia pergi pulang.

Di tengah jalan, dia mendadak pingsan dan kemudian dilarikanke RS Jakarta. Namun nyawa tidak tertolong.

Jenazah Romo Sumaryo kemudian di bawa ke RS Carolus di Salemba, Jakarta Pusat untuk disemayamkan di sana.

Rencananya akan digelar misa requiem untuk almarhum akan diadakan pada Minggu malam ini di Kapel Kolese Kanisius di Menteng, Jakarta Pusat.

Sementara itu, para peserta yang mengikuti lomba lari internasional Jakarta Marathon 2013 meminta persiapan perhelatan tersebut dilakukan lebih baik apabila kembali diadakan pada 2014.

Agung (42), salah satu peserta, saat ditemui usai mengikuti Jakarta Marathon 2013 di Jakarta, Minggu, mengatakan persiapan untuk ajang olahraga internasional tersebut masih kurang.

“Pelaksanaannya oke, tapi persiapannya masih kurang,” katanya.

Dia menyebutkan kekurangan persiapan tersebut, seperti konfirmasi dari panitia untuk bisa mengikuti lomba tersebut cukup lama.

“Berdasarkan pendaftaran secara online itu, kita menunggu hingga satu minggu baru ada konfirmasi bisa mengikuti. Biasanya, di ajang maraton yang lain paling hanya satu jam,” katanya.

Agung yang berprofesi sebagai karyawan di Tebet, Jakarta Selatan, menambahkan kekurangan persiapan tersebut juga terlihat dari antrean yang cukup panjang untuk mengambil “restpack” atau tas yang berisi perlengkapan lari.

“Peserta menunggu sampai pukul 3 (dini hari, Red), padahal besoknya ‘kan sudah mau lari. Kita juga ‘kan enggak enak sama peserta internasional yang sudah jauh-jauh daftar,” kata pria yang mengaku juga akan mengikuti maraton di Singapura, 2 Desember mendatang.

Meski demikian, dia mengaku pelaksanaan Jakarta Marathon cukup meriah dengan banyak peserta yang ikut berpartisipasi.

Dia juga menyatakan siap mengikuti lagi ajang lari internasional yang pertama kali diselenggarakan di Jakarta pada 2013 itu.

Agung datang bersama ketiga temannya, yakni Ade Rahmat (52), Jani Panjaitan (52), dan Mahogani Siahaan (52) yang juga ikut berlari pada lomba yang memiliki total rute 42,195 kilometer tersebut.

Pada usia yang menginjak paruh baya, Ade, Rahmat, dan Mahogani berhasil menempuh garis finish, berlari hingga 21 kilometer dan berhasil meraih medali.

Jakarta Marathon 2013 juga diikuti oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, dan dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu.

Jakarta Marathon 2013 dimulai sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, sehingga sejumlah rute kendaraan dialihkan serta beberapa koridor Transjakarta ditunda beroperasi hingga perhelatan tersebut selesai. (ant)

Berita Terkait

BAGIKAN