Roma Kokoh di Puncak Klasemen Liga Italia

Foto: Football-Italia

Milan, Sayangi.com – Pemuncak klasemen AS Roma mengalahkan tuan rumah Udinese dengan skor 1-0 pada Minggu, untuk menorehkan rekor sembilan kemenangan berturut-turut di awal musim Liga Italia sekaligus merestorasi keunggulan lima angka mereka.

Roma, yang baru kemasukan satu gol dari sembilan kemenangan mereka di bawah asuhan pelatih Prancis Rudi Garcia, harus tampil dengan sepuluh pemain pada babak kedua setelah pemain Brazil Maicon mendapatkan kartu merah.

Bagaimanapun, hal tersebut tidak mengguncang sang pemuncak klasemen, yang secara virtual mengunci nilai-nilai ketika pemain Amerika Michael Bradley mencetak gol dengan tembakan “first time” yang akurat pada menit ke-82.

Juara bertahan Juventus pernah mencatatkan rekor sembilan kemenangan berturut-turut pada awal musim 2005/2006, meski rekor tersebut kini tidak diakui setelah mahkota juara raksasa Turin itu dicopot pada musim tersebut, demkian juga gelar juara pada tahun sebelumnya, karena keterlibatan mereka pada skandal pengaturan pertandingan ‘Calciopoli.’ Kandidat juara lainnya Napoli memberikan tekanan kepada pasukan Garcia sebelum apa yang selalu menjadi lawatan sulit ke markas Udinese, dengan keberhasilan mereka mengalahkan Torino dengan skor 2-0 di San Paolo untuk mengurangi selisih menjadi dua angka.

Dan pada pertandingan yang lebih seimbang, Roma akhirnya terlihat seperti akan gagal meraup tiga angka untuk pertama kalinya di liga musim ini.

Kiper Morgan De Sanctis harus bereaksi cepat untuk menggagalkan peluang dari penyerang Antonio Di Natale pada awal pertandingan, sedangkan Daniele De Rossi melepaskan tembakan melebar bagi tim tamu pada menit ke-30.

Tembakan Miralem Pjanic masih dapat ditahan kiper Udinese Ivan Kelava, yang kemudian harus merentangkan tubuhnya untuk menggagalkan sundulan Marco Boriello ke tiang jauh.

Udinese gagal mendapatkan gol pembuka pada menit ke-38 ketika Leandro Castan tampil heroik, dengan melakukan tendangan di atas kepala di garis gawang untuk menghalau upaya Gabriel Silva.

Di sisi lain Kelava harus meninju tendangan bebas jarak jauh Pjanic, setelah Adem Ljajic dilanggar.

Delapan menit babak kedua dimulai sepakan Maicon dari jarak 15 meter masih melambung di atas mistar gawang Udinese, namun 13 menit kemudian ia harus meninggalkan lapangan setelah melakukan pelanggaran tidak perlu kepada Emmanuel Badu.

Roma mampu tetap tampil tenang dan gelandang Belanda Kevin Strootman menahan bola di tepi kotak penalti, sebelum memberi umpan kepada Bradley yang meneruskannya dengan sempurna untuk mencetak gol kemenangan timnya.

Roma sekarang unggul lima angka atas Napoli sedangkan Juventus tetap menghuni peringkat ketiga, juga tertinggal lima angka, setelah menang 2-0 atas tamunya Genoa.

Arturo Vidal, yang sepakannya membentur mistar gawang pada awal babak pertama, membuka keunggulan melalui penalti pada menit ke-23, meski gelandang Juve Kwadwo Asamoah terlihat dilanggar di di luar kotak terlarang.

Asamoah menjadi aktor penting dalam terciptanya gol kedua Juve, ia menggiring bola untuk melewati pertahanan Genoa sebelum Tevez mendapat umpan darinya, mengecoh satu bek dan menaklukkan Mattia Perrin yang menjaga gawang tim tamu.

Beberapa hari setelah tampil impresif yang berbuah hasil imbang 1-1 di kandang saat menjamu Barcelona di Liga Champions, AC Milan kehilangan nilai-nilai berharga saat mereka takluk 2-3 dari tuan rumah Parma.

Parma unggul 2-0 saat turun minum berkat gol-gol dari Marco Parolo dan mantan penyerang Tim Merah Hitam dan Inter Antonio Cassano.

Milan bangkit melalui dua gol pada babak kedua ketika Alessandro Matri mencetak gol liganya bagi tim tamu, dan Matias Silvestre mencetak gol kedua timnya dua menit berselang.

Bagaimanapun, Parma mengejutkan pasukan Massimiliano Allegri ketika Parolo membukukan gol keduanya di menit keempat masa perpanjangan waktu untuk mendongkrak timnya ke peringkat ketujuh klasemen. (AFP)

Berita Terkait

BAGIKAN