Aung San Suu Kyi Akhirnya Mau Terima Penghargaan Roma

Foto: Washingtonpost

Roma, Sayangi.com– Pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi akhirnya menerima penghargaan warga kehormatan Roma pada Minggu, 19 tahun setelah penganugerahan penghargaan itu. Pada tahun 1994 , Roma telah memberikan kehormatan in absentia pada Suu Kyi , juara demokrasi yang menghabiskan bertahun-tahun sebagai tahanan politik di tanah kelahirannya. Namun Suu Kyi baru menerimanya hari ini.

Pemenang Nobel Perdamaian berusia 68 tahun itu menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam dua dasawarsa terakhir dalam tahanan rumah setelah pemerintahan militer mengabaikan kemenangan partainya dalam pemilihan umum 1990. Dia dan Liga Nasional untuk Demokrasi dibekukan dari politik oleh rezim militer yang memerintah hingga tahun 2011 , dan tahun lalu dia dan beberapa orang anggota partai memenangkan kursi parlemen .

Dalam mengambil gelar kehormatannya di hari Minggu (27/10), ia ingat mengunjungi Roma saat menjadi mahasiswa di Oxford. Pada hari Senin , Suu Kyi bertemu dengan Paus di Vatikan Francis.

“Sembilan belas tahun telah berlalu sejak pemberian warga kehormatan Roma kepada Aung San Suu Kyi. Hari ini, akhirnya kami menyerahkannya kepada seorang wanita yang merdeka,” tulis Walikota Roma Ignazio Marino di akun jejaring sosial Twitter.

Penghargaan warga kehormatan itu merupakan bentuk penghargaan atas perjuangannya yang tidak menggunakan kekerasan untuk demokrasi dan hak asasi manusia, kata kantor Marino.

Anak perempuan dari tokoh kemerdekaan Aung San, Suu Kyi terpilih menjadi anggota parlemen tahun lalu saat Myanmar membuka diri setelah pemerintahan militer dan isolasi internasional yang berlangsung selama bertahun-tahun. (FIT/Washingtonpost)