Jokowi: Tuntutan Buruh Harus Sesuai Logika

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Dewan Pengupahan DKI Jakarta telah menetapkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) untuk buruh sebesar Rp 2.299.860,33 pada Jumat, 25 Oktober 2013.

Namun menurut Sarman, anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta, buruh menolak KHL tersebut. Buruh minta angka KHL diambil dari angka proyeksi Desember 2013 sebesar 2.767.000.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menanggapi tuntutan buruh mengatakan, bahwa seharusnya buruh menggunakan logika dalam menuntut.

“Tuntutan mesti dilihat sesuai logika. ekonomi Jakarta seperti apa dilihat,” ujarnya usai mengikuti upacara peringatan Sumpah Pemuda di lapangan IRTI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (28/10).

Meski begitu, Jokowi mengaku tak masalah dengan tuntutan para buruh tersebut. Dia menjelaskan bahwa penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) ditentukan oleh Apindo dan Serikat Pekerja.(GWH)

Berita Terkait

BAGIKAN