DMI Gathering: Menata Akustik Masjid Demi Kesejukan Umat

Foto: artstuckinmyeye

Jakarta, Sayangi.com – Dewan Masjid Indonesia (DMI) melaunching Program Penataan Akustik Masjid yang berlangsung di Rumah Maroko, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2013). Acara tersebut akan dihadiri oleh sejumlah direktur utama setiap BUMN dan Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla.

DMI Gathering Night ini akan diwarnai dengan eksibisi sejumlah foto favorit yang merupakan hasil kompetisi yang dilakukan atas kerjasama DMI, Indonesia Syiar Network (ISN), dan Majelis Az-Zikra pada Juli lalu. Launching ini berlangsung dari pukul 18.30-21.30 WIB dengan menampilkan sejumlah model panel yang akan digunakan untuk penataan ruangan masjid.

Dalam rilis yang diterima Sayangi.com, Senin (28/10/2013) disebutkan, acara ini bertujuan untuk memakmurkan kehidupan masjid agar lebih terasa nyaman dan menyejukkan, baik bagi masyarakat muslim maupun untuk no-muslim sekalipun.

“Penataan Akustik masjid menjadi sangat penting mengingat fenomena syiar yang selama ini kerap dipandang mengganggu ketenangan pihak yang berada di luar lingkungan masjid,” tulis rilis tersebut.

Suara dengungan yang berlebihan dari masjid, tak selamanya membuat orang-orang sekitar nyaman. Dengan demikian penting sekali untuk menggunakan komplemen kedap suara di masjid guna meredam suara yang dianggap bising oleh sejumlah khalayak.

“Islam adalah agama yang menyiram ketenangan untuk semua kalangan, meski masyarakat non-muslim sekalipun. Makna Islam yang rahmatanlill’alamin semestinya akan tercermin dari ruang-ruang masjid yang memancarkan keteduhan. Mengingat selama ini masih banyak masjid-masjid di daerah yang belum menggunakan pengeras suara yang baik, maka DMI dalam rangka syiarnya memperkenalkan kesejukan masjid turut membuat konsep penataan akustik yang indah di ruangan masjid dengan komponen panel yang dilekatkan di setiap ruangannya.”

Fungsi panel tersebut adalah untuk meredam suara yang terlalu berlebihan, sehingga kesan akustik diruangan masjid cukup memberi ketenangan dan keteduhan yang lebih reflektif.

DMI bersama dengan ISN yang berkomitmen dalam Syiar demi kemajuan Islam kembali memandang bahwa masjid adalah tempat istimewa umat Islam, sehingga gelarnya sebagai rumah Allah adalah satu esensi penting untuk mengembalikan umat Islam ke masjid.