Muchtar Efendi Bantah Terima Suap Sengketa Pilkada

Foto: Sayangi.com/Bara

Jakarta, Sayangi.com – Muchtar Effendi menegaskan dirinya tidak menerima uang sebesar Rp 2 miliar sebagai imbalan mengurusi perkara-perkara pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).

Muchtar yang dicurigai punya hubungan dekat dengan ketua MK nonaktif Akil Mochtar, dalam pengurusan pilkada mempunyai peran sebagai calo atau penghubung antara pemohon perkara dengan Akil.

“Tidak benar apa yang disampaikan, itu fitnah,” ujar Muchtar Efendi usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk Akil Mochtar, Jakarta, Senin (28/10).

Selain itu dirinya juga menilai tudingan calon bupati Banyuasin, Sumatera Selatan, Alamsyah Hanafiah yang mengatakan dirinya telah menerima suap pengurusan kasus dari total Rp 10 miliar itu tidak benar.

“Tidak ada, demi Allah Lillahitallah, demi Allah,” pungkas Muhtar sambil menuju mobil pribadinya.

Diketahui, nama Muhtar pernah disebut-sebut oleh calon Bupati Banyuasin, Sumatra Selatan, Alamsyah Hanafiah sebagai orang yang meminta uang untuk penanganan perkara di MK.(GWH)