Asyiknya Nongkrong di Kedai Jamu Bukti Mentjos

Foto: Sayangi.com/Nur Fitriana

Jakarta, Sayangi.com – Jika sedang merasa tak enak badan tetapi tetap ingin nongkrong, kedai jamu Bukti Mentjos bisa menjadi pilihan anda menghabiskan waktu. Tak jauh dari stasiun Kramat, di bilangan Salemba Tengah, kedai jamu Bukti Metjos siap menyembuhkan anda sekaligus menghadirkan nuansa kedai jamu modern untuk nongkrong.

Usaha jamu Bukti Mentjos yang kini dikelola generasi ketiga ini, mulai hijrah ke Jakarta sekitar tahun 1950-an dan menempati lahan di Jalan Salemba Tengah No 48, Jakarta Pusat.

Kedai jamu yang awalnya ditata seadanya, perlahan-lahan mulai diperbarui dengan konsep kafe. Ruangan yang tertata rapi dan bersih, dengan lahan parkir yang memadai menjadi nilai tambahan sekaligus pembeda kedai jamu ini dengan kedai jamu pada umumnya sehingga para pelanggan pun merasa nyaman untuk berlama-lama di kedai tersebut.

Horatius Romuli, pemilik kedai Jamu Bukti Mentjos saat ini bercerita, awalnya usaha jamu ini dirintis kakek neneknya, kemudian diturunkan kepada orang tuanya. Dari kedua orang tuanya tersebut, kemudian diwariskan kepada dirinya.

Penamaan jamu Bukti Mentjos sendiri, memiliki sejarah tersendiri. Untuk nama Bukti ini sudah ada sejak pertama kali didirikan di Solo.

Sedangkan Mentjos ada saat pindah ke Jakarta, di mana letak kedai yang ditempati sampai sekarang, dulunya berseberangan dengan pasar yang posisinya ‘mencong’ dan sering disebut Mentjos.

Seiring perkembangan waktu, pasar tersebut hilang dan hanya menyisakan nama Mentjos tersebut yang juga digunakan pemilik usaha lain di wilayah tersebut.

Disana, anda tak hanya disuguhkan aneka ragam jamu yang jumlahnya 57 macam. Tentu saja semua itu berkhasiat untuk tubuh. Bagi perempuan yang belum dan sudah menikah, ada jamu yang berkhasiat untuk perawatan tubuh seperti jamu galian singset, galian putri hingga patmosari rapet. Selain itu, bagi pria yang ingin lebih perkasa, bisa memilih jamu satria gingseng.

Tak cuma itu, perawatan untuk ibu yang baru melahirkan juga disediakan di kedai yang lebih mirip kafe ini. Selain itu, anda juga bisa berkonsultasi langsung dengan staf kedai jamu mengenai penyakit yang anda derita untuk segera diracikkan jamu yang sesuai. Jika beruntung, anda bisa bertemu dengan Horatius Romuli, si empunya kedai yang ramah memberikan waktu untuk berkonsultasi. Semua orang yang datang kesana menyapanya bapak.

Harga yang ditawarkan masih terjangkau. Untuk 1 bungkus jamu harganya Rp 4.800, atau jika diminum di tempat, pelanggan cukup membayar Rp 16 ribu.

Khasiatnya? Jangan ditanya. Kedai jamu ini juga melayani pemesanan jamu dengan sistem antar ke seluruh wilayah Indonesia. Tak heran, pemesannya memang ada yang berasal dari luar negeri seperti Malaysia dan Singapura. Itu menjadi satu bukti ketenaranan khasiat Jamu Bukti Mentjos.

Jika hanya ingin nongkrong, Kedai jamu Bukti Mentjos juga menyediakan makanan pendamping jamu seperti kolak, bubur kacang hijau, bubur jali, ronde, biji salak, bubur kacang, bubur ketan hitam, bubur kacang merah, STMJ gingseng. Dan juga minuman kesehatan seperti beras kencur, susu kedelai, kunyit asem, wedang ronde, serbat, bandrek, sekoteng.

Hmmm… tergoda untuk sekedar nongkrong atau bahkan memesan segelas jamu pengobat lelah? Silahkan datang. Tapi jangan datang di hari Minggu sebab Kedai Jamu Mentjos tak buka di Hari Minggu atau hari libur besar. (FIT)

Berita Terkait

BAGIKAN