Floren Ditetapkan Sebagai Tersangka, Polisi Panggil Piyu

Foto: harianandalas.com

Jakarta, Sayangi.com – Kasus pengerusakan rumah mertua artis Dian Sastrowardoyo yang juga dikenal sebagai pengusaha Adiguna Sutowo yang terletak di kawasan Pulomas Jakarta Timur Sabtu (26/10) lalu masih terus bergulir. Kasus ini semakin rumit dikarenakan Adiguna yang mengaku sebagai pelaku perusakan rumah istri keduanya, Vika Dewayani. Sementara, bukti yang dipegang kepolisian sudah jelas mengatakan bahwa pelakunya adalah perempuan. Perusakan rumah yang juga merusak 3 mobil mewah yang tengah diparkir di garasi rumah Vika Dewayani itu menyeret nama Istri Piyu PADI, Anastasia Florina Limasnax yang disebut-sebut sebagai simpanan Adiguna Sutowo.

Polisi menyebut pelaku bernama Floren. Namun hingga kini masih belum jelas apakah Floren adalah benar Florina, istri Piyu PADI. Namun begitu, kini Floren telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Setelah menetapkan Floren sebagai tersangka, kini polisi sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Floren. Kepala Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto juga mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini masih memburu keberadaan perempuan yang bernama Floren tersebut.

Pengacara Vika, Syarifuddin Noor, belum berkomentar banyak mengenai identitas perempuan dengan nama berinisial F. Syarifuddin membenarkan bahwa pelaku perusakan tiga mobil milik kliennya adalah seorang perempuan. Namun, ia tetap tak bersedia menjelaskan identitas perempuan yang dimaksud.

Sementara itu tidak hanya Floren yang mendapat surat perintah penangkapan, salah satu personil group band Padi, Satriyo Yudi Wahono atau yang lebih dikenal dengan Piyu juga mendapatkan surat panggilan dari polisi. Surat panggilan tersebut terkait kasus insiden perusakan rumah Adiguna Sutowo. Namun mengenai kapan Piyu akan mendapatkan surat panggilan, pihak penyidik masih belum dapat mengatakannya. Polisi hanya mengatakan kalau Piyu akan mendapatkan surat panggilan dalam waktu dekat ini dan kemungkinan besar minggu depan.

Sampai saat ini masih belum terungkap apa motif perempuan bernama Floren tersebut melakukan perusakan terhadap rumah Adiguna Sutowo dan apa yang menyebabkan Adiguna melakukan kejanggalan dengan mengakui bahwa ia adalah pelaku tunggal atas insinden tersebut. Sementara bukti dan saksi mata menunjukkan bahwa pelakunya adalah perempuan bukan laki – laki, apalagi sang pemilik rumah adalah Adiguna Sutowo sendiri. (FIT)

Berita Terkait

BAGIKAN