Waspadai Joki Tes CPNS

Foto: Ant

Jember, Sayangi.com – DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, meminta Badan Kepegawaian Daerah setempat mewaspadai kemungkinan adanya joki dalam pelaksanaan tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di kabupaten itu yang digelar Minggu (3/11/2013).

“Teknis pengamanan dan pelaksanaan ujian tulis CPNS harus ekstra ketat karena tidak menutup kemungkinan ada praktik perjokian di sana karena ribuan peserta ingin jadi PNS,” kata Ketua Komisi A DPRD Jember, M. Jufriadi, Sabtu (2/11/2013).

Peserta jalur umum yang akan mengikuti tes CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember sebanyak 6.090 orang terdiri dari tenaga pendidik atau guru sebanyak 1.542 orang, tenaga teknis sebanyak 859 orang, dan tenaga kesehatan sebanyak 3.689 orang.

Peserta dari tenaga honorer kategori dua (K2) sebanyak 4.236 orang yang memenuhi syarat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga mengikuti ujian tulis bersamaan dengan peserta CPNS jalur umum untuk pengalihan status mereka menjadi CPNS.

“Saya berharap tidak ada kebocoran soal maupun praktik perjokian dalam pelaksanaan tes tulis CPNS,” ucap politisi Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) itu.

Sementara Kepala BKD Jember Miati Alfin mengatakan panitia sudah memberikan arahan kepada seluruh guru yang menjadi pengawas dalam pelaksanaan tes tulis CPNS untuk mewaspadai adanya joki CPNS.

“Pengawas harus memastikan setiap peserta yang hadir mengikuti tes tulis sesuai dengan foto peserta yang tercantum dalam kartu ujian, sehingga hal itu dapat mempersempit ruang gerak joki,” tuturnya.

Menurut dia, pihaknya membuat pakta intergritas dengan kelompok pengawas, agar mereka mengawasi dengan jujur dan ketat selama pelaksanaan ujian tes tulis, bahkan BKD sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk pengamanan soal.

“Kami telah menyiapkan lokasi ujian tes tulis yang tersebar di 25 gedung sekolah di kawasan kota dan setiap ruang hanya akan diisi oleh 20 orang peserta yang dijaga satu pengawas,” ujarnya. (MI/Ant)