Demokrat Perlahan Mulai Akui Jika Ruhut Tidak Tahu Aturan

Foto: sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Partai Demokrat turut sedih dengan sikap yang ditunjukkan kadernya, Ruhut Sitompul. Perlahan, Demokrat ikut merasakan bahwa Politisi yang sempat dicalonkan sebagai Ketua Komisi III DPR itu kerap menampilkan sikap layaknya orang yang tidak mengerti aturan.

Hal ini diakui Sekretaris Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat TB Silalahi. Mestinya kata dia, Ruhut yang sudah banyak ‘makan asam garam’ dalam dunia hukum dan juga politisi senior itu menampilkan sikap yang elegan dan bisa dicontoh oleh semua pihak.

“Sudah seharusnya jika Ruhut sebagai kader senior mengerti mana yang baik dan tidak, harus banyak introspeksi diri,” kata TB Silalahi di Jakarta, Sabtu (2/11/2013)

Bahkan TB tidak memungkiri jika perilaku buruk yang ditampilkan Ruhut ini bisa merusak citra partai berlambang mercy itu.

Seperti diketahui, dalam beberapa pekan terakhir, Ruhut kerap memunculkan wacana-wacana kontroversial. Bahkan, dalam sebuah diskusi yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta, Ruhut menyerang Anas dengan menyebut bahwa Anas sudah diselamatkan oleh partainya saat jadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), 2004 lalu. Menurut Ruhut, jika Anas tidak masuk Demokrat, kemungkinan besar akan dipenjara.

Bahkan Ruhut juga menyebut-nyebut kembali janji Anas yang menyatakan siap digantung di Monumen Nasional (Monas) jika terbukti korupsi dalam kasus Hambalang. Ruhut mengaku sudah banyak orang yang mengantarkan tali ke kediamannya.

Tak ayal, pernyataan Ruhut ini mengundang aksi kemarahan dari anggota Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang juga hadir dalam acara tersebut. Bahkan dikabarkan, Ruhut hampir terlibat baku hantam dengan loyalis Anas Urbaningrum di Batam.

Adalah Ruhut sendiri yang mengakui adanya kejadian tersebut.

“Aku bilang, Anas, gara-gara kau ngomong digantung di Monas aku dikirimi tali gantungan untuk dikasih ke kau. Eh mereka enggak diterima,” kata Ruhut saat dihubungi, Jumat (1/11/2013).