Cina Penjarakan 53 Muslim Uighur Pasca-Insiden Tiananmen

Foto: Reuters

Beijing, Sayangi.com – Televisi China Central Television (CCTV) mengabarkan, delapan tersangka yang disebut-sebut oleh pejabat keamanan negeri itu sebagai separatis Islam dari wilayah barat laut yang tengah bergejolak, Xinjiang, merencanakan serangan di Lapangan Tiananmen sejak September.

Media Pemerintah Cina itu merilis rincian lebih lanjut tentang apa yang mereka sebut “serangan teroris” hari Senin pekan lalu di Lapangan Tiananmen, sementara puluhan penangkapan dilakukan setelah kejadian itu, terutama terhadap sebuah kelompok etnis Muslim.

Jaringan televisi itu mengatakan, tiga tersangka mengendarai Mercedes SUV yang dipenuhi “pisau Tibet” dan 400 liter bensin ke lapangan itu hari Senin, yang akhirnya menewaskan mereka sendiri, dua turis, dan melukai puluhan lainnya. Lima orang lainnya telah ditangkap setelah kejadian itu.

Kepala keamanan dalam negeri China Meng Jianzhu menuding kelompok separatis Muslim Uighur yang berpusat di Xinjiang, Gerakan Islam Turkestan Timur (ETIM), sebagai pelakunya. Tidak jelas, bagaimana tuduhan Meng itu sesuai dengan klaim dalam laporan CCTV, yang mengatakan para tersangka baru memutuskan untuk membentuk sebuah kelompok teroris bulan lalu.

Sementara itu, Kongres Uighur Sedunia hari Sabtu mengatakan bahwa polisi Cina telah menangkap 53 orang di Xinjiang dalam dua hari terakhir dalam apa yang disebut tindakan keras terhadap kelompok minoritas Uighur itu. (MSR/VOA)