Pebalap Iran Menangi Etape Terpanjang Tour de Ijen

Foto: Sayangi.com/Istimewa

Banyuwangi, Sayangi.com – Pebalap dari tim Tabriz Petrochemical Iran Pourseyedigolakhair Mirsa memenangi etape kedua dan terpanjang pada lomba balap sepeda internasional “Banyuwangi Tour de Ijen 2013” yang menempuh jarak sejauh 190 kilometer, Minggu.

Pourseyedigolakhair menyentuh garis finis pertama di kawasan obyek wisata Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, dengan catatan waktu tercepat 4 jam 56 menit 48 detik.

Posisi kedua ditempati pebalap tim Aisan Racing Jepang Masakazu Ito yang terpaut 1 menit 04 detik dan John Kronborg Ebsen (Danish District Denmark) dengan selisih waktu 1 menit 09 detik.

Balapan etape kedua sudah berlangsung sengit sejak dilepas Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dari depan Stadion Bajulmati di Kecamatan Wongsorejo.

Sejumlah pebalap sudah langsung melepaskan diri dari rombongan saat memasuki kilometer 10, di antaranya Edmund Hollands (Eddy Hollands Australia), Jimmy Pranata (PSN Irlandia), Loh Sea Keong (OCBC Singapura), Rosdi Mohd Nur Umardi (Terengganu Malaysia), dan Khairul Fajrin Bagus (Jatayu Jawa Tengah).

Namun, pebalap terdepan bisa dikejar rombongan pebalap di belakangnya setelah intermediate sprint pertama di kilometer 31,1 di depan kantor Pemkab Banyuwangi yang menempatkan Loh Sea Keong di posisi terdepan.

Pertarungan ketat mulai terjadi saat memasuki medan tanjakan di Kecamatan Licin dan Kabat, dimana para “climber” Tabriz seperti Ghader Mizbani dan Saeid Safarzadeh, kemudian Takaeaki Ayabe dan Yoshimtsu Hiratsuka (Aisan), serta John Ebsen Kronborg (Danish District) mulai unjuk kemampuan.

Tidak ketinggalan pebalap gaek Tonton Susanto (BRCC Banyuwangi), Fito Bakdo Prilanji (CCN Brunei), serta dua pebalap RTS Santic yakni Rahim Emami dan Amir Zargari juga memanaskan persaingan rute tanjakan.

Akan tetapi, pebalap Tabriz Pourseyedigolakhair Mirsa justru tampil mengejutkan dan melesat sendiri pada 10 kilometer terakhir menjelang finis untuk memenangi etape kedua. (ANT)