Ini Kata Aher Soal Bupati Sumedang yang Meninggal dalam Tugas

Bandung, Sayangi.com – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengagumi semangat kerja almarhum Bupati Sumedang Endang Sukandar yang meninggal dunia Sabtu (2/11/2013). Ia meninggal saat menghadiri acara adat Lembur di Desa Karedok, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang.

“Beliau bersemangat dalam menjalankan tugas sebagai Bupati Sumedang, terbukti bahwa Pak Endang meninggal ketika sedang bertugas di perkampungan yang untuk menuju lokasi tersebut hanya bisa dilalui sepeda motor, sehingga ketika beliau pingsan sempat dibawa dengan menggunakan motor, melalui jembatan gantung ke rumah sakit terdekat,” kata Ahmad Heryawan, dalam siaran persnya, Minggu (3/11/2013).

Gubernur Jabar dan istrinya, Netty Prasetiyani Heryawan, Sabtu malam melayat Bupati Sumedang almarhum Endang Sukandar.

Mereka tiba di Gedung Negara Sumedang sekitar pukul 21.30 WIB dan langsung menjadi imam sholat jenazah diikuti para pelayat lainnya.

Pada kesempatan tersebut Ahmad Heryawan atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya H Endang Sukandar, dan turut mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Beliau meninggal pada masa jabatan bupati yang baru dijalani sekitar empat bulan serta pada saat sedang semangat-semangatnya menjalankan tugas untuk kemajuan dan masa depan Sumedang,” ujar Heryawan.

Ketika ditanya wartawan apakah akan ada tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkaitan kondisi jembatan gantung yang hanya bisa dilalui kendaraan sepeda motor tersebut, Heryawan menyatakan akan memberikan perhatian khusus.

“Jumlah jembatan di Jawa Barat sangat banyak, yang menghubungkan kabupaten, desa dan dari kampung ke kampung jumlahnya ribuan. Untuk menangani jembatan yang menghubungkan kampung seperti di Desa Karedok, Kecamatan Jatigede ini, akan dimusyawarahkan kemudian,” kata dia.

Sementara terkait dengan penggantian Bupati Sumedang, Heryawan menjelaskan akan mengikuti aturan dan mekanisme yang telah ada.