IHSG Cenderung Melemah, Termasuk Saham-Saham Unggulan

Ilustrasi foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (4/11) kembali dibuka melemah 6,06 poin atau 0,14 persen ke posisi 4.426,53, setelah data-data ekonomi domestik belum membaik, sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 1,54 poin (0,21 persen) ke level 737,74.

“Data-data ekonomi domestik yang dinilai belum membaik oleh pelaku pasar saham di dalam negeri masih memberi sentimen negatif bagi indeks BEI,” kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada di Jakarta, Senin. Dari sisi teknikal, lanjut dia, indeks BEI kehilangan peluang untuk kembali berada di areal positif. Laju IHSG kemungkinan masih akan bervariasi dengan kecenderungan melemah kecuali ada sentimen positif lain yang mampu membuat IHSG “upreversal”.

Ia mengatakan faktor bursa regional yang mayoritas dalam tekanan menambah sentimen negatif bagi bursa saham domestik. Diperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 4.415–4.532 poin pada awal pekan ini. Ia merekomendasikan beberapa saham yang dapat diperhatikan yakni Harum energy (HRUM), Salim Ivomas Pratama (SIMP), Akasha Wira International (ADES), Astra Agro Lestari (AALI).

Sementara itu, Tim Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengemukakan bahwa pelemahan rupiah dan aksi jual investor asing kembali menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). “Hal itu tidak terlepas dari defisit neraca perdagangan dan demo buruh yang terjadi sepanjang pekan lalu. Sehingga diperkirakan IHSG akan melemah dalam beberapa hari,” katanya.

Bursa regional, diantaranya indeks Hang Seng menguat 24,97 poin (0,11 persen) ke level 23.274,76, indeks Nikkei-225 turun 126,37 poin (0,88 persen) ke level 14.201,57, dan Straits Times menguat 7,48 poin (0,23 persen) ke posisi 3.208,78. (MSR/ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN