Thaksin Galau, Perdebatan RUU Amnesti Berlarut-Larut

Foto: telegraph.co.uk

Bangkok, Sayangi.com – Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra yang sedang mengungsi ke luar negeri menuding lawan-lawan politiknya berusaha membelokkan Rancangan Undang-Undang Amnesti baru.

Ia mengatakan, sebagai mantan Perdana Menteri, ia menghormati pendapat-pendapat yang berbeda, namun ia tidak dapat menerima penghinaan terhadap rancangan resolusi ini, juga terhadap anggota keluarganya.

Menurut proses legislatif Thailand, rancangan resolusi pengampunan dapat diluluskan setelah mendapat dukungan lebih dari separuh jumlah total anggota Majelis Tinggi dan mulai berlaku setelah ditandatangani Raja Thailand. Ketua Majelis Tinggi Nikom Wiratpanij baru-baru ini menyatakan, Majelis Tinggi mungkin akan menveto RUU Amnesti ini, sementara ia sendiri juga menentang RUU tersebut.

Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra, yang juga adalah adik perempuan Thaksin menyatakan, pemerintah akan menerima hasil pembahasan Majelis Tinggi mengenai RUU Amnesti. Majelis Tinggi Thailand akan membuka sidang pada tanggal 8 November dan berencana menghidupkan prosedur pembahasan RUU Amnesti pada tanggal 11 November. (MSR/CRI)

Berita Terkait

BAGIKAN