Adriana: Teka-Teki Cinta yang Hadirkan Sejarah Jakarta

Foto: mbdc

Jakarta, Sayangi.com – ““Temui aku saat karpet lift berganti dua kali. Di tempat dua ular saling berlilitan di tongkatnya. Pada saat proklamasi dibacakan,” ujar seorang perempuan berambut cepak yang ditemui Mamen (Adipati Dolken) di lift kampus menuju perpustakaan. Perempuan itu memberikan teka-teki ketika Mamen ingin mengenalnya lebih dalam.

Mamen kelimpungan, ia pun mencari sahabatnya yang merupakan asisten dosen sejarah di kampus yang menaungi mereka, Sobar (Kevin Julio). Alhasil mulai detik itu, Mamen disuguhi teka-teki baru oleh Adriana (Eva Celia), perempuan misterius yang membuatnya kembali mengulas tentang sejarah Indonesia, terutama Ibu kota yang sebenarnya dia sendiri tak mengetahuinya.

Sebuah Film yang dikemas secara apik oleh Lintas Visi itu mengemas kisah percintaan anak muda yang tak melulu diisi dengan adegan seronok dan memabukkan. Kisah anak muda ini lagi-lagi diharapkan menjadi sebuah tontonan segar di antara film hollywood atau film Indonesia lain yang lebih banyak mempertontonkan adegan mistis dan seronok yang tidak mendidik.

Film besutan Fajar Nugros ini merupakan adaptasi dari cerita bersambung karya sang sutradara. Film ini bukanlah sekedar drama percintaan remaja biasa dan menyampaikan pesan tanpa membuat yang menonton merasa digurui. Seperti misalnya, sosok Adriana yang digambarkan sebagai putri rendah hati dari Gubernur Jenderal Van den Bosch yang pernah berkuasa di Batavia. Hingga soal bagaimana sejarah patung-patung di Jakarta dibuat.

Soekarno yang merelakan mobil pribadinya untuk dijual demi mewujudkan patung Pancoran yang saat berdiri tegak justru tak sempat dilihatnya karena ia telah menutup mata. Film yang diproduseri oleh Sophia Latjuba ini juga menggambarkan tentang bagaimana realita kehidupan anak muda saat ini mengabaikan persoalan bangsa yang tak perduli bagaimana bangsa ini susah payah didirikan.

Meski ada beberapa sedikit kekurangan di sudut kanan kini, Film Adriana patut menjadi referensi film yang wjib ditonton anak muda. Jika cerdas, penonton tak hanya berkutat pada teka-teki cinta buatan Adriana tetapi lebih kepada sejarah didirikannya bangsa ini. (FIT)

Berita Terkait

BAGIKAN