Terkait Tubagus Wawan, KPK Periksa Dirjen Otda

Foto: theglobejournal

Jakarta, Sayangi.com – Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Djohermansyah Djohan, menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus suap sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjerat mantan Ketua MK, Akil Mochtar.

Saat tiba di gedung KPK, Johan enggan berkomentar perihal pemeriksaannya kali ini. Sementara itu, menurut Kepala Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Johan diperiksa untuk tersangka Susi Tur Andayani.

“Diperiksa untuk tersangka STA (Susi Tur Andayani) dan TCW (Tubagus Chaeri Wardana),” ujar Priharsa, Jakarta, Jumat (8/11).

Dalam perkara suap ini, Akil ditetapkan sebagai tersangka terkait penanganan sengketa Pilkada Lebak, Banten di MK. Akil diduga telah menerima suap senilai Rp 1 miliar dari adik Gubernur Atut, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan. Uang itu diberikan melalui Susi Tur yang dianggap telah mengenal dekat Akil.

Sampai saat ini, KPK telah menetapkan Akil, Wawan, Susi Tur sebagai tersangka. Sementara untuk calon Bupati Amir Hamzah dan wakilnya Kasmin, juga  Gubernur Banten Ratu Atut Choisyah serta ketiga pihak swasta, yakni Yayah Rodiah, Dadang Prijatna, dan Muhamad Awaludin telah dicegah KPK.(GWH)

Berita Terkait

BAGIKAN