Dirut Pertamina Serahkan Dokumen Penting Ke KPK

Foto: Sayangi.com/bara

Jakarta, Sayangi.com – Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan, kembali menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (8/11) sekitar pukul 13.35 WIB. Dia datang bukan untuk diperiksa, melainkan menyerahkan beberapa dokumen penting yang akan diselidiki oleh Penyidik KPK.

“Saya hadir siang ini untuk membawa dokumen tambahan yang dibutuhkan untuk di-view (lihat) lebih lanjut,” ujar Karen Agustiawan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (8/11).

Dalam surat dakwaan Tersangka kasus suap Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas), Simon Gunawan Tanjaya, menyebut bahwa pihak Pertamina pernah mengadakan rapat dengan SKK Migas dan Kontraktor Kerja Sama (KKKS) pada tanggal 25 Juni 2013. Lokasi rapat adalah kantor SKK Migas dan dilakukan rapat pula shipping coordination (shipcoord) periode ke 2080.

Penyidik menduga dalam kasus suap SKK MigasĀ  banyak pihak yang terlibat dan menjadi pelaku di sektor energi, sehingga penyidik KPK perlu untuk melakukan konfirmasi. Karen Agustiawan sebagai Dirut Pertamina akan dikonfirmasi terkait dengan kegiatan di sektor Migas.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini dan Devi Ardi dari swasta sebagai tersangka penerima suap terkait lingkup kewenangan SKK Migas. Sedangkan Simon Tanjaya dari perusahaan Kernel Oil Pte Ltd ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Rudi Rubiandini dan pelaku swasta Devi Ardi sebagai penerima suap dituduh melanggar pasal 12 huruf a dan b atau pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No. 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sementara itu, pelaku pemberi suap Simon Tanjaya, dari perusahaan Kernel Oil, diduga melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a dan b atau pasal 13 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No. 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Saat ini, berkas perkaranya sudah masuk ke tahap penuntutan.(GWH)