Tak Terima 2 M, Dirjen Otda Tantang Sumpah Pocong

Foto: theglobejournal

Jakarta, Sayangi.com – Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri), Djohermansyah Djohan, seusai menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan dirinya berani sumpah pocong. Ini dilakukan terkait tuduhan atas dirinya yang menerima uang sebesar Rp 2 M terkait penundaan pelantikan Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan.

“Saya bantah, sumpah pocong boleh,” ujar Djohermansyah Djohan, Jakarta, Jumat (8/11/2013).

Sebelumnya tersangka kasus suap sengketa pilkada di lingkungan Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar terbukti pernah memerintahkan Panitera MK untuk menunda pelantikan Bupati Banyuasin pada 18 Juli 2013. Padahal dalam sidang sengketa pilkada Banyuasin sudah diputuskan MK dan bersifat mengikat.(GWH)

Berita Terkait

BAGIKAN