Diskusi PGK Lampung: Dinasti Politik Membahayakan Demokrasi

Foto: PGK Lampung

Bandar Lampung, Sayangi.com –  Dewan Pimpinan Wilayah Perhimpunan Gerakan Keadilan Lampung menggelar diskusi publik dengan tema “Dampak Dinasti Politik Terhadap Pembangunan Daerah,” Rabu (7/11).  

Acara tersebut diselenggarakan di sekretariat  DPW PGK Lampung Jl. Imam Bonjol No,315 Bandar Lampung. Hadir sebagai narasumber dalam diskusi tersebut ketua KNPI kota Bandar Lampung Fauzan Sibron, Direktur LBH kota Bandar Lampung Fauzi Silalahi dan ketua Gapindo Provinsi Lampung Yuli Efendi.

Fauzan Sibron dalam pemaparannya mengatakan, diskusi seperti yang diseleggarakan oleh PGK lampung ini sangat baik sebab dalam situasi seperti ini kita perlu melakukan pendidikan politik kepada masyarakat. Terlebih kita akan menyelenggarakan pemilihan umum di tahun depan. Mengenai dinasti politik yang menjadi tema diskusi tersebut, fauzan mengatakan bahwa salah satu penghambat pembangunan sehingga tidak terjadi pemerataan adalah politik dan kekuasaan yang di miliki secara sepihak oleh kelompok elit dengan membentuk dinasti berdasarkan keturunan darah dan kepentingan.

Sementara itu Reki Nelsen Dewan Petimbangan PGK Lampung yang turut hadir dalam diskusi tersebut mengatakan saat ini kekuasaan dibangun dengan alas dinasti, tidak mengherankan jika yang terjadi adalah ditempatkannya orang-orang masih sedarah dalam lingkup kekuasaan. Hal ini menurut reki tidak hanya terjadi di partai politik di tingkatan nasional tetapi juga terjadi di daerah dan tidak menutup kemungkinan akan terajdi di lampun. Ini jelas akan berdampak pada berdampak pembangunan daerah ujar Reki

Senada dengan hal tersebut, Sekertaris DPW PGK Lampung Andri Trisko mengatakan bahwa dalam konteks Lampung, dinasti politik itu ada meskipun dalam sekala kecil. Meski demikian, Andri menilai bahwa itu tetap membahayakan demokrasi.