DPRD Desak Bupati Cabut SK Penutupan Lokalisasi

Foto : radiogwp.com

Sangatta, Sayangi.com – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur mendesak Bupati mencabut Surat Keputusannya tentang penutupan dan penghentian lokalisasi Kampung Kajang di Desa Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur Kaltim.

Menurut Kepala Satpol PP Kabupaten Kutai Timur Sarwono Hidayat di Sangatta, Jumat (8/11), beberapa anggota DPRD meminta Pemkab untuk dihentikan dan mencabut SK Bupati Nomor 462.3/k.92/2013 tentang Penghentian dan Penutupan Seluruh Aktivitas Lokalisasi Kampung Kajang.

“Dengan adanya permintaan DPRD, membuat persoalan lokalisasi kampung kajang ini semakin rumit dan sulit dilaksanakan,” katanya.

Ia mengatakan, SK Bupati yang diterbitkan sejak akhir 2012 sampai sekarang ini belum terealisasi.

Tim yang dibentuk berdasarkan SK Bupati sudah pernah turun lapangan melakukan sosialisasi dan bertemu masyarakat di sana dan para mucikari tetapi ada hambatan karena mereka minta penundaan.

Kemudian masalah ini dibawa sampai ke DPRD. Namun DPRD justru meminta SK itu dicabut dengan pertimbangan keamanan dan sosial masyarakat.

Kepala Satpol PP Sarwono Hidayat juga menambahkan, jika masuknya orang-orang politik dalam kasus ini, akan semakin menyulitkan melaksanakan penutupan di lapangan.

Padahal SK Bupati itu diterbitkan setelah melalui proses panjang dan melibatkan berbagai elemen, termasuk pemuka agama, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.

Dia menyatakan, lokalisasi di Kampung Kajang sudah tidak pantas lagi karena sudah berada di tengah-tengah pemukiman wargat yang jumlahnya mencapai ratusan rumah dan ribuan jiwa.

“Tapi, keadaan ini justru dimanfaatkan oleh beberapa anggota Dewan yang menjadi caleg untuk pemilu 2014 supaya dipilih lagi di lembaga legislatif,” katanya.

Dia menambahkan, ini tahun politik sehingga masalah apa saja bisa menjadi bahan politis.

“Mereka ingin jadi pahlawan agar dapat dipilih lagi,” katanya tanpa menyebut nama anggota dewan yang menyuruh pencabutan SK itu. (MD/Ant)DPRD¬†

Berita Terkait

BAGIKAN