Kejati Tetapkan Tersangka Dana Hibah

Foto : Sayangi.com/emil

Mataram, Sayangi.com – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat akan segera menetapkan tersangka pelaku dugaan penyelewengan dana hibah sebesar Rp5,7 miliar yang dikelola Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram.

“Kami sudah mengantongi nama calon tersangka baru yang merupakan oknum bendahara KPU,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTB Sugeng Pujiono SH MH di Mataram, Rabu (13/11).

Ia mengatakan, selama penyelidikan pihaknya telah menemukan dua bukti baru yang mengarah pada penggunaan dana hibah yang melanggar ketentuan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Mataram tahun 2010.

Dengan dua bukti yang telah dikantongi Kejati ini, maka status pemeriksaan sudah ditingkatkan ke penyidikan. Hal ini berdasarkan dari hasil evaluasi sebelumnya, di mana jika ditemukan dua alat bukti baru, maka penyelidikan yang tengah dilakukan akan ditingkatkan menjadi penyidikan, setelah itu baru sangkaan.

Kejati NTB menangani permasalahan dana hibah itu, setelah menerima laporan pengaduan masyarakat, yang mensinyalir adanya tindak penyimpangan. Karena itu, sejak akhir Oktober 2013, penyidik Kejati NTB menghimpun data dan keterangan dari berbagai pihak, termasuk dari para komisioner KPU Kota Mataram.

“Penyelidikan ini melibatkan seluruh komisioner KPU, yakni Ahmad Gunawan selaku ketua, dan empat orang komisioner anggota yakni Lalu Agus Afandi, Agus Zaerony, Novia Rosanti dan H Alfen,” ujar Sugeng.

Penyelidikan tersebut masih mengarah kepada pertanggungjawaban pengadaan logistik Pilkada Kota Mataram tahun 2010, termasuk urusan logistik penyelenggaran pilkada di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS). (MD/ANt)

Berita Terkait

BAGIKAN