Popularitas Obama Terjun Bebas ke Titik Terendah

Foto: Giornalettismo.com

Washington, Sayangi.com – Sebuah jajak pendapat terbaru di Amerika Serikat menunjukkan, 54 persen pemilih AS yang disurvei tidak puas dengan kinerja Presiden Obama, dan hanya 39 persen yang puas.

Jajak pendapat yang dilakukan oleh Universitas Quinnipiac mengatakan 54 persen pemilih Amerika yang disurvei tidak puas dengan kinerja Presiden Obama, dan hanya 39 persen yang puas. Selain itu, untuk pertama kalinya, 52 persen pemilih Amerika mengatakan Presiden Obama tidak jujur dan tidak bisa dipercaya.

Jajak pendapat itu menunjukkan penurunan yang signifikann daripada jajak 1 Oktober lalu. Hasil survei terbaru ini dirilis hanya beberapa hari setelah Presiden Obama secara terbuka meminta maaf karena pemerintahannya kurang jelas dalam merinci UU Reformasi Asuransi Kesehatan. Presiden Obama sebelumnya mengatakan, jika warga Amerika menyukai asuransi mereka saat ini, mereka tidak perlu menggantinya berdasarkan UU yang baru itu.

Dalam permintaan maafnya, Obama mengatakan ada 5 persen warga Amerika yang membeli asuransi pribadi dan kini asuransi itu dibatalkan akibat UU tersebut. Obama mendapat persetujuan positif dalam hal penanganan teroris, sementara poin negatif lainnya berasal dari penanganan kebijakan luar negeri, imigrasi, dan anggaran federal. (MSR/VOA)