Morsi: Mesir Tidak Akan Stabil Sebelum Kudeta Militer Dicabut!

Foto: theguardian.co.uk

Kairo, Sayangi.com – Mantan Presiden Mesir, Mohammed Morsi menegaskan bahwa dirinya tak mau didampingi kuasa hukum karena mengangap sidang yang mengadilinya tidak sah. Ia bahkan memperingatkan bahwa sebelum tampuk kepemimpinan Mesir diserahkan padanya, Ia menjamin Mesir tak akan pernah bisa stabil.

Seperti dilansir BBC, dalam pernyataan yang dibacakan oleh tim pengacara yang menemui Morsi di penjara, dia mendiktekan pesan untuk rakyat Mesir. Dia menegaskan Mesir akan tetap kisruh jika kudeta militer tidak dicabut dan meminta pertanggungjawaban militer atas pertumpahan darah yang terjadi.

“Kudeta mulai berantakan dan akan runtuh menghadapi ketabahan rakyat Mesir,” kata pengacara Morsi pada Rabu (13/11).

Mohammed Morsi lebih lanjut mengatakan dia telah diculik dan ditahan secara paksa sejak militer menggulingkannya Juli lalu. Dia juga mengecam pengadilan yang mengadilinya dalam kasus menyulut pembunuhan dan kekerasan.

Dia menuduh Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Abdul Fattah al-Sisi melakukan “pengkhiatan kepada Tuhan” dan “pengkhianatan kepada seluruh bangsa dengan cara memecah rakyat Mesir”.

Jenderal Fattah al-Sisi adalah sosok yang mengumumkan pelengseran presiden menyusul potes massal kubu oposisi. Dia menolak menunjuk nama-nama pengacara yang membelanya di persidangan.

“Ketika kita membahas masalah penunjukkan pengacara untuk membelanya, dia mengatakan masih terlalu dini untuk dibicarakan karena ia memegang teguh legitimasinya,” kata Mohammed al-Damati.┬áSidang ditunda hingga tanggal 8 Januari setelah sempat dibuka pekan lalu.

Morsi adalah salah seorang dari ribuan anggota Ikhwanul Muslimin yang ditahan selama empat bulan terakhir oleh pemerintah sementara dalam upaya yang disebut sebagai perjuangan melawan “terorisme”. (FIT)