Sidang Sengketa Pilkada Maluku di MK Rusuh

Foto: Sayangi.com/Chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Kericuhan terjadi saat Sidang sengketa Pilkada Maluku 2013 di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (14/11). Salah satu pendukung salah satu calon gubernur yang kalah mengamuk serta merusak benda-denda di dalam ruang sidang.

Berdasarkan pantauan Sayangi.com di lokasi kejadian, peristiwa terjadi pada Pukul 12.15 WIB. Saat itu sedang berlangsung sidang pembacaan putusan sengketa pilkada dipimpin Ketua MK Hamdan Zoelva. Dalam putusannya Hamdan membacakan putusan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pilkada ulang.

Usai pembacaan putusan tersebut, tiba-tiba sekelompok orang masuk dan membuat kegaduhan. Kursi-kursi di ruang sidang dirusak. Selain itu mereka juga berteriak-teriak,
“MK bohong, MK Maling.”

Berdasarkan keterangan Kepala Keamanan Dalam (Pamdal) MK, Komisaris Polisi (Kompol) Edi Suwitno, diperkirakan jumlah massa yang merusak dan membuat kericuhan di Sidang MK ada 30 orang.

“Ada lima orang kami amankan,” katanya.

Kelima orang tersebut ditangkap polisi setelah melakukan perusakan ruang sidang karena kecewa hasil putusan sengketa Pilkada Provinsi Maluku yang permohonannya ditolak majelis hakim.

Sengketa Pilkada Maluku dimohonkan oleh pasangan Jacobus F Puttileihalat-Arifin Tapi Oyihoe dengan kuasa pemohon Helmi Sulilatu dan kawan-kawan.

Selain itu, permohonan yang diajukan pemohon William B Noya-Adam Latuconsina dengan kuasa pemohon AH Wakil Kamal dan kawan-kawan serta pasangan Herman Adrian Koedoeboen-M Daud Sangadji.(GWH)

Berita Terkait

BAGIKAN