Tersangka Korupsi Kemenlu Minta SBY, Mega & JK Bersaksi

Foto: Sayangi.com/Opak

Jakarta, Sayangi.com – Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, Sudjadnan Parnohadiningrat yang juga tersangka dugaan korupsi penyelenggaraan konferensi internasional di Kemenlu menyesalkan dirinya dianggap sebagai koruptor.

Menurutnya, kegiatan itu dilaksanakan untuk kepentingan bangsa di mana nantinya kepala-kepala negara yang hadir akan menyumbangkan dana untuk pembangunan infrastruktur bencana tsunami Aceh dan penanganan keamanan anti terorisme.

“Salah satu konferensi tsunami summit, dapat sumbangan dana 40 T. Aliran dana tidak ada ke saya. Saya tidak pernah merasa salah, tidak perlu menundukkan muka karena saya berjasa mencarikan dana untuk negara,” ujar Sudjadnan Parnohadiningrat sesuai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Kamis (14/11).

Ia menjelaskan aliran dana itu mengalir ke para panitia yang mengatur anggaran. Selain itu dana tersebut digunakan oleh Kabiro Keuangan Eka Warsita dan Pelaksana anggaran Putu. Namun, karena ia mempunyai tanggung jawab tertinggi sehingga dirinya dianggap yang bersalah.

“Yang mengambil dana itu orang-orang di bawah saya, panitia-panitia nya terutama Kabiro keuangan Eka Warsita dan Pelaksana anggaran Putu,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia memohon agar Presiden SBY, Mantan Presiden Megawati dan Mantan Wapres Jusuf Kalla untuk memberikan kesaksian yang meringankan untuk dirinya.

“Saya minta ibu Mega, SBY dan Jusuf Kalla untuk mau menjadi saksi meringankan,” mintanya.(GWH)