Saldi Isra : MK Telah Kehilangan Wibawa

Foto : Sayangi.com/chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Pertama kali dalam sejarah persidangan di Mahkamah Konstitusi, massa tiba-tiba mengamuk di saat Ketua Majelis MK membacakan putusan terkait sengketa Pilkada Maluku, Kamis (14/11).

Tidak itu saja, bahkan berdasarkan pantauan wartawan Sayangi.com, tampak massa beringas mengejar ke-8 Hakim MK yang berlari ketakutan. Kejadian itu tak pernah terjadi sebelum adanya penangkapan mantan Ketua MK Akil Mochtar dalam kasus suap.

Gejala mengamuknya massa di ruang persidangan sengketa Pilkada dinilai oleh pakar hukum tata-negara Saldi Isra sebagai bentuk runtuhnya wibawa MK. “Dulu waktu MK saya kritik, banyak pembela-pembelanya, karena MK masih punya wibawa,” tandas Saldi Isra dalam suatu tele-conference dengan salah satu televisi swasta nasional.

Sekarang ini, ungkap Saldi Isra, kewibawaan MK sudah benar-benar di titik nadir. Hal itu pula yang dia khawatirkan selama ini terjadi. “Orang tidak puas dan kemudian melampiaskan marahnya dalam sengketa Pilkada sudah biasa terjadi, tapi mengamuknya di kampung halaman masing-masing. Bukan di persidangan MK seperti sekarang ini,” imbuh Saldi Isra. (MD)