Hamdan Zoelva: Sekarang Tak Semua Orang Bisa Masuk Kantor MK

Foto: sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva menyayangkan aksi kerusuhan yang terjadi di kantor MK, Kamis (14/11/2013) siang.

“Insiden ini sangat memalukan buat kita semua,” ujar Hamdan kepada Sayangi.com.

Hamdan yang belum genap dua minggu memimpin MK,  mengakui pengamanan di kantornya sangat minim. Selain itu, hampir setiap orang bebas masuk. “Ke depan kami akan membatasi. Tidak semua orang bisa masuk ke kantor saja. Kecuali yang berkepentingan dengan uji materi,” tambah Hamdan.

Untuk mengamankan kantor MK dari serbuan massa yang mudah tersulut amarah, MK akan memperketat pengamanan dan menambah petugas sekuriti.

“Saya berharap ini insiden yang pertama dan terakhir,” imbuh Hamdan.

Sebelumnya, Hakim MK Patrialis Akbar menjelaskan kebijakan modifikasi pengamanan internal MK yang baru dan harus dipatuhi oleh pengunjung sidang. Kebijakan tersebut antara lain: Pertama, semua orang yang akan masuk ke sidang MK akan dilihat kapasitasnya, pengerahan massa tidak diperbolehkan masuk. Kedua, semua perserta sidang tanpa terkecuali harus pakai name tag, jadi identitasnya tercatat. Ketiga, Aparat kepolisian akan ada di pintu masuk dalam setiap sidang pengambilan keputusan. Keempat, pengunujung sidang tidak boleh keluar masuk. Kebijakan pengamanan tersebut merupakan hasil koordinasi antara pihak Mahkamah Konstitusi dengan Kepolisian RI. (S2)