Kapolres Karawang: Polisi Korban Bentrokan Sedang Dirawat

Foto: Sayangi.com/Emil Ondo

Karawang, Sayangi.com – Kapolres Karawang AKBP Tubagus Ade Hidayat SIK,  mengatakan korban bentrokan saat ini dirawat di RS Cito Karawang, Jawa Barat.

“Beberapa di antara korban itu hanya mengalami memar-memar,” kata Tubagus kepada Sayangi.com di kantor Polres Karawang, Selasa (19/11) sore.

Terkait bagaimana peristiwa ini terjadi, menurut Tubagus masih didalami, “Kita masih mendalami kasus ini. Nanti akan kita umumkan,” ujar tubagus yang tampak buru-buru meninggalkan kantor.
 
Kapolres tidak mau menyebut berapa sebenarnya jumlah polisi yang menjadi korban bentrokan. Namun,  berdasarkan informasi seorang Satpam yang enggan disebutkan namanya di sekitar Mega Mall, korban penyerangan oknum Batalyon 305 terhadap polisi di Karawang berjumlah delapan orang. “Korban delapan orang, enam luka dan dua luka berat. Saat ini korban berada di RS Cito Karawang,” katanya.
 
Sementara itu, menurut Daud, seorang tukang parkir di sekitar Mega Mall, mengatakan kejadian bermula dari ributnya seorang tentara yang berpakaian preman dari batalyon 305 dengan anggota Brimob BKO, di Pemda Karawang, “Saat itu,  brimob BKO Karawang lagi mengamankan demo buruh, lalu terjadi keributan dengan tentara,” kata Daud.

Menurutnya, ketika itu sekitar jam 8.00 WIB oknum tentara yang berpangkat Praka itu sedang mengantar isterinya kerja di pemda Karawang. Lalu istrinya  digoda oleh Brimob yang bertugas.

Tentara itu ngomong kalau yang digoda itu adalah istrinya. Brimob menanyakan siapa tentara tersebut dan dijawab dari Batalyon 305. Lalu kawan-kawan Brimob nyeletuk, “ohhh, batalyon cooy,”. Kemudian terjadilah salah paham dan keributan. Setelah itu, ada upaya perdamaian di kantor Bupati Karawang untuk menghindari terjadinya bentrokan yang lebih luas.

Namun, sekitar pukul 13.00 terjadilah penyerangan oleh belasan anggota Batalyon 305 Kostrad Karawang terhadap anggota Brimob yang berada di sekitar Pemda Karawang dan berlanjut ke pos polisi yang berada di depan Mega Mall. (VAL)

Berita Terkait

BAGIKAN