Max Sopacua Disebut-sebut Minta Uang ke TVRI

Foto: Ant

Jakarta, Sayangi.com – Forum klarifikasi mengenai adanya percobaan penyuapan dari Direksi TVRI ke anggota DPR mengungkap temuan baru. Dalam forum yang digelar melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara direksi TVRI dan Komisi I DPR ini diungkapkan adanya permintaan uang ke TVRI yang dilakukan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua.

Hal ini diakui mantan Direktur Program TVRI, Irwan Hendarmin, dalam rapat tersebut di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/11/2013). Menurutnya, aksi Max yang juga anggota Komisi I DPR itu terjadi sekitar sebulan hingga dua bulan lalu.

“Waktu itu ada seseorang bernama Herman Chaniago minta ketemu di Arcadia, Plasa Senayan,” kata Irwan.

Diakui Irwan, dalam pertemuan tersebut, Herman menunjukkan adanya permintaan sejumlah uang ke TVRI yang dilakukan melalui perantara dirinya.

“Waktu itu Herman bilang, Bro, mau gua tunjukin bukti apa lagi soal kekuasaan gue. APBN-P elu bisa enggak gua keluarkan? Elu tinggal ngomong ke gue butuh APBN berapa,” kata Irwan menuturkan.

Mendengar itu, Irwan balik tanya, “Maksud elu apa?”

Mendengar pertanyaan itu Herman langsung menunjukkan sebuah pesan dalam BlackBerry Messengger (BBM).

Cerita Irwan ini diperkuat dengan sumpahnya bahwa ia tidak bohong memberikan informasi kasus ini kepada anggota dewan. Ia mengaku betul-betul membaca isi pesan tersebut yang berasal dari Max Sopacua itu.

“Demi anak istri dan keluarga saya, di situ saya baca, ada pesan dari Pak Max Sopacua. Isinya bilang ‘saya mau ke Meksiko, tolong jangan sampai seperti Idul Adha, yang dikasih cuma USD 2.000,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebelum menjadi politisi, Max Sopacua lama berkarir di dunia media. Ia aktif di TVRI Jakarta Pusat sejak tahun 1985 hingga 2002. Selain pernah menjadi Produser Piala Dunia di TV tersebut, pria kelahiran Ambon yang juga alumnus STIE Gotong Royong ini pernah menjadi Produser Olimpiade di Seoul pada 1988.

Berita Terkait

BAGIKAN