Residivis Kambuhan Kembali Dicokok Polisi Sumbawa

Sumbawa Besar, Sayangi.com – Seorang pencuri kambuhan, Galaxi (30), yang baru dua bulan ke luar dari penjara, kembali diringkus aparat kepolisian karena mengulangi perbuatannya.

“Sebelumnya tersangka ini sudah tiga kali ke luar masuk bui. Belum lama bebas, kini kembali tertangkap. Kami mengamankan satu unit sepeda motor yang dicuri di kos-kosan Gang Manggis, Sumbawa,” kata Kapolres Sumbawa AKBP Karsiman, pada Selasa (19/11).

Ia menyebutkan, pemuda asal Kecamatan Lantung ini tak berkutik saat disergap tim Buser Reskrim Polres Sumbawa, Senin (18/11). Penangkapan yang keempat kalinya itu, terkait dengan aksinya di rumah kos-kosan Gang Manggis, Kelurahan Uma Sima, Kecamatan Sumbawa, dua pekan lalu.

Dalam aksinya, pria yang disapa Galak ini mengambil sepeda motor Spin milik Zulkifli, rekannya sendiri. Saat itu korban sedang tidur bersama tersangka, namun ketika bangun pagi harinya, ternyata Spin miliknya sudah raib bersamaan dengan menghilangnya Galak.

Tidak hanya sepeda motor, dompet berisi uang dan surat penting, serta HP BlackBerry milik korban, hilang digondol tersangka.

Mendapat laporan, tim Buser yang dikomandani Bripka Harirustaman langsung melakukan pengejaran dan pencarian, dan tersangka akhirnya ditangkap di wilayah Desa Lito, Kecamatan Lopok, meski sempat kabur ke gunung sekitar permukiman.

Dari keterangannya, terungkap Spin hasil curian digadaikan di wilayah Kecamatan Empang, sedangkan ponsel milik korban dijual kepada warga di Kecamatan Lopok.

Kapolres menyebutkan, dari pengembangan penyidikan, ternyata tersangka juga terlibat dalam aksi penggelapan sepeda motor di wilayah Kecamatan Alas. Sejauh ini, motor Mio warna biru yang digelapkannya masih dalam pencarian, karena beberapa kali sempat berpindah tangan.

Dikatakan, saat ini tersangka sudah ditahan guna mengungkap adanya kemungkinan aksi yang sama di lokasi berbeda. “Penyidikan terus kami kembangkan guna mengungkap aksi yang lain, sekaligus juga kemungkinan tersangka terkait dengan jaringan gembong curanmor yang lain,” ucap Kapolres. (VAL/ANT)