Venezuela Desak Twitter Blokir “Pengetweet” Kurs Dolar

Foto: Dolar Today

Caracas, Sayangi.com – Venezuela secara resmi minta jaringan media sosial Twitter memblokir akun-akun penggunanya yang men-tweet nilai tukar dolar AS di negara yang mengontrol ketat nilai tukar mata uangnya sejak 2003 itu.

Badan pengatur masalah telekomuniaksi Venezuela, Conatel telah mengirim surat ke kantor pusat Twitter di San Francisco, California, minta agar Twitter memblokir akun-akun yang secara ilegal memuat kurs gelap mata uang asing di Venezuela. Mempublikasikan nilai tukar mata uang asing di pasar gelap adalah ilegal berdasarkan hukum pengetatan mata uang. Di negara ini nilai dolar AS dipatok 6,3 bolivar.

Namun di pasar gelap, nilai tukar itu bisa melonjak delapan kali lipat. Pemerintah Venezuela berpendapat, hal itu dapat mendorong spekulasi dan mempercepat inflasi. Conatel juga menulis, penerbitan kurs pasar gelap untuk nilai tukar dolar di Twitter sangat memberatkan bagi ekonomi Venezuela.

Di Venezuela, satu-satunya cara resmi untuk mendapatkan dolar adalah melalui lemabag yang disebut pengelola mata uang (Cadivi), di sini harga dolar sekitar 6,3 bolivar. Atau bisa juga melalui lelang yang diselenggarakan oleh bank sentral, dengan nilai tukar bergerak anatara 10 sampai 12 bolivar per dolar AS. (MSR/AFP)

Berita Terkait

BAGIKAN